Pemkab Jepara belum Dapat Informasi Resmi HET Beras

Rhobi Shani    •    Minggu, 03 Sep 2017 12:59 WIB
harga beras
Pemkab Jepara belum Dapat Informasi Resmi HET Beras
Toko beras di Pasar Jepara, MTVN - Rhobi Shani

Metrotvnews.com, Jepara: Pemerintah pusat memberlakukan harga eceran tertinggi (HET) beras pada 1 September 2017. Namun Pemerintah Kabupaten Jepara mengaku belum menerima informasi resmi mengenai pemberlakuan HET.

Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag)  Nomor 47/ Tahun 2017 menetapkan HET beras medium sebesar Rp9.450 per kg dan Rp12.800 untuk beras premium. Harga tersebut berlaku di Pulau Jawa, Lampung, Pulau Sumatera, Bali, Nusa Tenggara Barat (NTB), Nusa Tenggara Timur (NTT), serta Pulau Sulawesi.

Baca: HET Beras Diberlakukan 1 September

Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Jepara mengaku belum memberlakukan HET. Sebab Disperindag belum mendapat pemberitahuan resmi mengenai HET.

"Jadi kami belum melakukan sosialisasi berkait HET beras kepada pedagang-pedagang," kata Kepala Bidang Perdagangan Disperindag Jepara Slamet Riyanto, Minggu 3 September 2017.

Kepala Bagian Perekonomian Sekretariat Daerah Kabupaten Jepara Adi Nugroho., pun mengatakan hal serupa. Sehingga pemerintah daerah juga belum menetapkan aturan mengenai HET.

Nur Sakdiyah, pedagang beras di Pasar Jepara, mengaku tak mengetahui soal aturan HET. Saat ini, ia masih menjual beras dengan harga Rp9.500 per kg untuk beras medium. Harga tersebut naik Rp300 sejak tiga hari lalu.

“Aturannya harganya berapa saya tidak tahu. Hanya dikasih tahu yang nyetor beras kalau harga naik menjadi Rp9.500. Terus yang beras super naik menjadi Rp12.000 lebih,” ungkap Nur.
 
Pelaku usaha penggilingan gabah pun tak mengatahui jika ada pemberlakuan HET beras. Muhammad Ainul, pengusaha penggilingan gabah di Desa Pecangaan Wetan Kecamatan Pecangaan mengaku tak tahu jika ada ketentuan HET beras.
 
“Sejak seminggu terakhir harga beras memang terus naik dan saya tidak tahu kalau ada HET beras,” kata Ainul.
 
Ainul bilang, saat ini dia menjual beras jenis medium ke pedagang besar dengan harga Rp8.500 per kilogram. Selanjutnya, pedagang besar menjual ke toko-toko atau pedagang pengecer sebesar Rp9.000 per kilogram.
 
“Kemungkinan sampai di konsumen harganya sudah Rp9.500,” pungkas Ainul.
 


(RRN)