Gunung Merapi Alami Belasan Kali Guguran Lava Setiap Hari

Ahmad Mustaqim    •    Rabu, 19 Dec 2018 14:24 WIB
gunung merapi
Gunung Merapi Alami Belasan Kali Guguran Lava Setiap Hari
Suasana Gunung Merapi yang terlihat dari obyek wisata Kali Talang, Balerante, Klaten, Jawa Tengah, Rabu (19/12/2018). ANTARA FOTO/Aloysius Jarot Nugroho

Yogyakarta: Gunung Merapi mengalami beberapa kali guguran kubah lava dalam beberapa hari terakhir. Intensitas ini meningkat, meskipun tak sebesar saat erupsi medio 2006 dan 2010. 

Kepala Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Yogyakarta, Hanik Humaida, mengatakan guguran lava di puncak Gunung Merapi terjadi belasan hingga puluhan kali dalam sehari. Meski masih dalam kategori kecil, ia menilai hal itu harus tetap diwaspadai. 

"Jika dibandingkan dengan tahun 2006 , saat itu bisa mencapai ratusan guguran," kata Hanik di Yogyakarta pada Rabu, 19 Desember 2018.

Guguran yang terjadi dalam beberapa hari terakhir mengarah ke Sungai Gendol. Dari puluhan kali guguran, Hanik mengaku hanya melihat satu-dua kali guguran. 

Ia menekankan pemantauan Gunung Merapi tak hanya sebatas pada visual. Pemantauan aktivitas salah satu gunung teraktif di dunia itu dengan aspek geofisika hingga geokimia. 

Selain itu, ada pula sejumlah kamera pengawas di sejumlah titik di dekat puncak. "Dari data-data itulah yang kami gunakan untuk memantau dan monitoring merapi. Untuk saat ini itu termasuk fenomenal biasa. Untuk melihat secara aman jarak atau radius tetaplah tiga kilometer," ujarnya. 

Petugas dari Pos Pengamatan Gunung Merapi (PGM) Kaliurang, Kecamatan Pakem, Kabupaten Sleman, Lasiman menuturkan, Gunung Merapi terpantau mengalami tiga kali guguran pada Rabu, 19 Desember 2018. Tiga kali guguran itu terjadi pada pukul 00.04; 00.10; dan 01.12. 

"Setiap guguran itu durasinya tidak sampai satu menit. Jarak luncur guguran masih sekitar 300 meter," kata dia. 



(ALB)