Korban Jiwa akibat DBD di Jepara Bertambah

Rhobi Shani    •    Selasa, 05 Feb 2019 13:11 WIB
demam berdarah
Korban Jiwa akibat DBD di Jepara Bertambah
Ilustrasi. Medcom.id/Rakhmat Riyandi

Jepara: Jumlah korban meninggal dunia akibat demam berdarah dengue (DBD) di Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, bertambah. Satu dari puluhan pasien yang terus bertambah sepekan belakangan menninggal.

"Korban yang meninggal dari Desa Krapyak Kecamatan Tahunan, Desa Daren Kecamatan Nalumsari, dan terakhir dari Desa Jebol Kecamatan Mayong,” kata Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit pada Dinas Kesehatan Kabupaten Jepara, Fakhrudin saat dihubungi Medcom.id, Selasa, 5 Februari 2019.
 
Tercatat dua dari 48 kasus DBD hingga pekan kedua Januari 2019 meninggal dunia. Satu korban meninggal di pekan pertama Februari.

"Sampai pekan ini korban meninggal bertambah satu menjadi tiga. Jumlah penderita 121 orang,” ujar Fakhrudin.

Baca: Dua Orang di Jeparang Meninggal akibat DBD

Kasus DBD di Bumi Kartini paling banyak ditemukan di Kecamatan Donorojo dengan 22 kasus. Disusul di Kecamatan Bangsri dan Keling masing-masing 14 kasus, Kecamatan Tahunan 12 kasus, dan Kecamatan Pecangaan 8 kasus.

Meningkatnya kasus DBD tidak hanya terjadi di Kota Ukir. Tren di Jawa Tengah maupun nasional mengalami peningkatan. Intensitas hujan yang tinggi diikuti cuaca panas setelahnya jadi pemicu.

“Maka kesadaran masyarakat membersihkan tempat-tempat sarang nyamuk perlu ditingkatkan. Tidak hanya di dalam rumah tapi juga tempat-tempat sarang nyamuk di luar rumah,” himbau Fakhrudin.


(SUR)