Menjajal Kereta Medis di Stasiun Balapan

Pythag Kurniati    •    Rabu, 09 Nov 2016 15:36 WIB
pt kai
Menjajal Kereta Medis di Stasiun Balapan
Rail Clinic kedua yang diluncurkan oleh PT KAI saat menjalani uji coba di Stasiun Balapan, Solo, Jateng, Rabu (9/11/2016). (Metrotvnews.com/Pythag Kurniati)

Metrotvnews.com, Solo: Suara sirine ambulans meraung-raung di Stasiun Balapan, Solo, Jawa Tengah, Rabu, 9 November. Tak lama, dua rangkaian kereta bercat hijau putih berhenti di jalur lima.

Kereta yang baru saja berhenti itu bukanlah kereta biasa. Melainkan kereta medis. Rail Clinic, namanya. 

Kepala Balai Yasa Yogyakarta Eko Purwanto mengemukakan Rail Clinic ini merupakan yang kedua. Kereta ini dulu melayani relasi Bandung-Cicalengka.

“Sebenarnya dari PT KAI memang menargetkan ada empat set. Kita baru selesaikan yang kedua ini,” ungkapnya saat uji coba Rail Clinic di Stasiun Balapan Solo.

Eko menerangkan fasilitas Rail Clinic kedua hampir sama dengan Rail Clinic sebelumnya. Terdapat poli gigi, poli mata, ruang persalinan, ruang tindakan, ruang farmasi dan laboratorium.

“Namun untuk set kedua, pintu samping kami modifikasi sehingga kereta bisa digunakan untuk evakuasi,” lanjut dia.


Tempat tidur di dalam Rail Clinic. Gerbong ini bisa digunakan untuk evakuasi. 

Sesuai standar, Eko mengatakan, pelayanan dioperasikan oleh lima hingga enam orang dokter. Kereta yang menelan biaya Rp1,5 miliar ini, akan ditempatkan di Tanjung Karang, Bandar Lampung dan Sumatera bagian selatan. Mulai operasi pada 10 November.

“Tahun depan kita targetkan membuat dua set lagi untuk ditempatkan di Palembang dan Medan,” ujarnya.

Humas PT KAI Daop VI Yogyakarta Eko Budiyanto mengatakan saat ini Rail Clinic tengah menjalani uji coba dan melintas di Stasiun Balapan Solo. “Kami lakukan uji jalan, uji dinamis serta uji penanganan di atas kereta,” tuturnya. 

Eko berharap, Rail Clinic kedua ini akan memberi banyak manfaat, khususnya bagi daerah yang sulit dijangkau jalur darat namun dapat dijangkau melalui kereta. Seperti Rail Clinic sebelumnya yang turut diterjunkan untuk membantu korban bencana banjir di Garut beberapa waktu lalu.


(SAN)