Reaktivasi KA Yogya-Borobudur, Pemda DIY Harus Ambil Keuntungan

Patricia Vicka    •    Rabu, 09 Nov 2016 19:11 WIB
jalur kereta api
Reaktivasi KA Yogya-Borobudur, Pemda DIY Harus Ambil Keuntungan
Foto ilustrasi. (Media Indonesia/Galih Pradipta)

Metrotvnews.com, Yogyakarta: Rencana reaktivasi jalur kereta api Yogyakarta-Magelang oleh Kementerian Perhubungan dikritisi oleh Dewan Perwakilan Daerah Isitmewa Yogyakarta.

Legislator Kota Gudeg meminta Pemda DIY memanfaatkan reaktivasi jalur ini. Pengaktifan kembali jalur harus dibarengi dengan peningkatan pendapatan dan keuntungan bagi Pemda DIY.

"Yogyakarta harus bisa mengambil keuntungan dari jalur ini," kata Wakil Ketua DPRD DIY Arief Noor Hartanto (Inung), di kantornya, Rabu (9/11/2016).

Dia mewanti-wanti, jangan sampai jalur itu justru membuat orang meninggalkan Yogya. 

Baca: Jalur Kereta Yogya-Borobudur akan Diaktifkan Lagi

"Mau dibangun di mana pun, itu jangan sampai dibangun rel ini semakin mempercepat larinya orang ke Jawa Tengah dan di Yogyakarta hanya numpang lewat saja," ujarnya. 

Selain itu, dirinya menyarankan pemerintah daerah mengadakan studi dan kajian Amdal serta studi ekonomi sebelum memutuskan untuk mengaktifkan kembali jalur lama atau membangun jalur baru. 

"Pilih yang paling ekonomis dan memberikan pemasukan wisata paling banyak untuk Yogyakarta, itu yang dipilih," ujarnya.

Sementara itu, Wakil Ketua Komisi C Arief Budiono yang membawahi bidang transportasi lebih memilih jalur kereta api dari Yogyakarta ke Candi Borobudur dibangun melewati Kota Yogyakarta ketimbang melewati Sentolo, Kulon Progo.

Sebab, wisatawan bisa menikmati dan mengetahui keindahan budaya Yogyakarta sebelum tiba di Borobudur.

Reaktivasi jalur Yogya-Borobudur disampaikan Menteri Perhubungan Budi karya Sumadi saat meninjau bekas lintasan di jalur itu. Budi bilang, reaktivasi dapat meningkatkan kunjungan ke Candi Borobudur.


(SAN)