Bangunan Tua Akan Didata Antisipasi Musibah

Kuntoro Tayubi    •    Jumat, 10 Nov 2017 18:09 WIB
bangunan ambruk
Bangunan Tua Akan Didata Antisipasi Musibah
Petugas dibantu warga mengevaluasi korban reruntuhan bangunan tua di Tegal, Jawa Tengah. Foto: MTVN/Kuntoro Tayubi

Tegal: Bangunan tua di wilayah Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, akan didata. Hal ini menyusul musibah bangunan tua yang ambruk di Jalan Raya Tegal-Slawi, Kecamatan Talang, Kamis 9 November 2017, yang menewaskan empat orang dan menyebabkan lima terluka.  

"Nanti akan didata. Ini sebagai langkah kami untuk mencegah peristiwa serupa terulang," kata Wakil Bupati Tegal, Umi Azizah, Jumat 10 November 2017.

Diperkirakan masih ada bangunan-bangunan tua ‎yang rawan ambruk atau roboh dibiarkan terbengkalai oleh pemiliknya dan berpotensi membahayakan warga. Untuk melakukan pendataan itu, Pemkab Tegal akan menugaskan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).

"Satpol PP nanti yang mendata. Dalam waktu dekat, langsung dilaksanakan," ujarnya.

(Klik: Bangunan Tua di Tegal Roboh, 4 Orang Tewas)

‎Umi menyesalkan ambruknya bangunan tua di Talang hingga menimbulkan korban jiwa dan luka. Dia menyatakan pemkab akan mencari tahu pemilik bangunan dan memastikan akan ada tindakan terkait peristiwa tersebut.

"Sudah pasti lalai sehingga roboh. Tapi saat ini kita konsentrasi dulu ke penanganan para korban. Memastikan seluruh korban tertangani semua, " imbuhnya.

Sebuah bangunan tua di Jalan Raya Tegal-Slawi, Talang, Kabupaten Tegal ambruk dan menimpa sejumlah warga yang sedang berteduh di sekitarnya. Empat warga tewas dan lima lainnya luka-luka. Diduga penyebab ambruk karena usia bangunan‎ yang sudah tua.

 


(SUR)