Kepergian Qomar dari UMUS buat Mahasiswa Histeris

Kuntoro Tayubi    •    Rabu, 29 Nov 2017 20:25 WIB
pendidikan
Kepergian Qomar dari UMUS buat Mahasiswa Histeris
Nurul Qomar mencoba berdiskudi dengan dengan para mahasiswa yang menangis histeris karena pengunduran dirinya dari Kampus UMUS Brebes, Rabu, 29 November 2017. Foto: Metrotvnes.com/Kuntoro Tayubi

Brebes: Ratusan mahasiswa Universitas Muhadi Setiabudi (UMUS) Brebes menangis histeris saat menyambut kehadiran mantan Rektor Nurul Qomar di aula kampus setempat, Rabu, 29 November 2017 siang. Mereka menuntut Yayasan Muhadi Setiabudi Qomar sebagai Rektor UMUS.
 
Ratusan mahasiswa ini sebelumnya melakukan aksi protes dengan mogok kuliah beberapa hari sebelum audensi dengan pihak Yayasan. Pertemuan yang berakhir deadlock (buntu) membuat suasana menjadi panas. Dua mahasiswa pingsan dan kesurupan, karena emosi yang berlebihan.
 
"Memang saya sudah mengajukan pengunduran diri sebagai Rektor per 14 November 2017 lalu. Karena permintaan anak-anak (mahasiswa) saya datang kesini untuk berbicara dan berdiskusi langsung untuk kebaikan UMUS," ucap Nurul Qomar.
 
Kehadiran Qomar ke Kampus UMUS sedianya untuk menenangkan mahasiswa yang berunjuk rasa atas pengunduran dirinya dari rektor. Ia juga bermaksud pamit kepada para mahasiswa dalam kegiatan audensi yang diselenggarakan pihak kampus.
 
(Baca: Pelawak Qomar Mundur dari Jabatan Rektor UMUS Brebes)
 
Dengan nada yang sedikit tersengau, Qomar yang juga pelawak kondang ini terlihat beberapa kali tangan kananya mengusap air mata yang tak kuasa menahan haru saat berbicara dihadapan ratusan mahasiswa UMUS.
 
Namun ia megaku, sebenaranya surat pengunduran dirinya sudah dicabut kembali hari Selasa, 28 November 2017 kemarin, di rumah Ketua Yayasan Muhadi Setia Budi, Muhadi. Sehingga, sekarang, semua keputusan ada pada pihak yayasan apakah mau menerima ia kembali atau tidak.
 
Qomar pun mengaku siap kembali meneruskan jabatan sebagai rektor UMUS apabila mahasiswa memang menginginkan dirinya kembali dan menyelesaikan akreditasi program studi dan fakultas.
 
“Saya siap, jika melihat para mahasiswa menginginkan saya kembali, maka saya siap. Tapi, sekarang sudah ranahnya pihak yayasan,” ungkap terbata.
 

Mahasiswa yang menangis histeris hingga kejang-kejang karena pengunduran dirinya dari Kampus UMUS Brebes, Rabu, 29 November 2017. Foto: Metrotvnes.com/Kuntoro Tayubi

Sementara itu, Muhadi mengatakan sudah melakukan rapat rapat senat dan menerima pengunduran diri Qomar sebagai Rektor UMUS. Bahkan, telah memiih Wakil Rektor II Muksori sebagai pengganti Rektor sementara atas rekomendasi Qomar setelah pengunduran dirinya dikabulkan Yayasan.
 
Dihadapan para mahasiswa, Muhadi meminta agar kegiatan kampus kembali berjalan normal. Ia berharap, tidak ada lagi aksi demonstrasi danmogok kuiah oleh mahasiswa terkait pengunduran diri Qomar sebagai Rektor UMUS.
 
"Sudah saya sampaikan, kalau pak Muksori lah yang mengisi jabatan rektor untuk sementara ini," tegasnya.
 
(Baca: Mahasiswa Umus Tolak Mundurnya Rektor Qomar)
 
Izzahtul Manasifa seorang mahasiswi jurusan Pendidikan Guru SD (PGSD) menegaskan, para mahasiswa tetap pada satu tuntutanya agar Qomar kembali menjadi Rektor UMUS.
Ia dan ratusan mahasiswa lainya mengancam akan keluar dan pindah kuliah jika tuntutanya agar Qomar kemabali menjadi rektor tak dipenuhi pihak yayasan.
 
"Kami akan keluar dan pindah kuliah kalau tuntutan ini tidak dipenuhi," kata dia.
 
Qomar menjabat Rektor UMUS sejak pelantikan yang dilakukan pada Kamis, 9 Februari 2017. Ia diangkat menjadi rektor melalui Surat Keputusan Nomor 001/SK/YMS/H/2017. Berdasarkan SK itu, mantan anggota DPR tersebut menjabat rektor periode 2017-2021.

Selama menjabat, Qomar membukukan akreditasi B di tiga fakultas di UMUS. Kampus juga mencairkan dana hibah senilai Rp740 juta. Jumlah mahasiswa yang masuk ke kampus tersebut pun mencapai 230 orang. Jumlah itu diklaim paling tinggi sejak 2012.


Nurul Qomar mencoba berdiskudi dengan dengan para mahasiswa yang menangis histeris karena pengunduran dirinya dari Kampus UMUS Brebes, Rabu, 29 November 2017. Foto: Metrotvnes.com/Kuntoro Tayubi
 


(SUR)