12 Ibu Hamil di Tegal Positif HIV/AIDS

Kuntoro Tayubi    •    Sabtu, 18 Nov 2017 12:11 WIB
aidshiv
12 Ibu Hamil di Tegal Positif HIV/AIDS
Ilustrasi

Tegal: Komisi Penanggulangan Aids (KPA) Kabupaten Tegal mencatat, 12 ibu hamil di Tegal positif Human Immunudeficiency Virus (HIV) atau Acquired Immune Deficiensy Syndrome (AIDS). Mereka tersebar di 18 kecamatan di Kabupaten Tegal.

"Data itu kami peroleh dari Dinas Kesehatan Kabupaten Tegal," kata Sekretaris KPA Kabupaten Tegal Fakihurrohim di Tegal, Jawa Tengah, Jumat, 17 November 2017.

Menurut Fakih, tahun ini jumlah ibu hamil yang positif HIV/AIDS mengalami penurunan dibandingkan tahun sebelumnya. Pada 2016, ibu hamil positif HIV/AIDS mencapai 14 orang.

Sedangkan, pada 2015 tercatat hanya ada sembilan ibu hamil mengidap HIV/AIDS. "Kalau ibunya menderita HIV AIDS, bayinya juga bisa kena," ucap Fakih.

Fakih mengungkapkan jumlah penderita HIV/AIDS di Kabupaten Tegal pada 2010-2017 sebanyak 684 kasus. Jumlah tersebut didominasi laki-laki. Sebab, laki-laki lebih banyak yang melakukan heteroseksual dan berganti-ganti pasangan.

Sejauh ini, lanjut Fakih, pihaknya sudah melakukan sejumlah upaya untuk menangani Orang Dengan HIV/AIDS (ODHA) di wilayah Tegal. Di antarnya dengan sosialisasi, pemeriksaan Inveksi Menular Seksual (IMS), dan kunjungan ke warga. Langkah itu dilakukan di tiap puskesmas di Kabupaten Tegal.

Selain penanganan, KPA Kabupaten Tegal juga memberikan obat antiretroviral (ARV) kepada para ODHA. Obat untuk mengantisipasi infeksi HIV itu diberikan secara gratis di sejumlah rumah sakit dan puskesmas.

Adapun rumah sakit yang sudah menyediakannya, antara lain RSUD dr Soeselo Slawi dan RSUD Suradadi. Sementara, untuk puskesmas baru ada di empat kecamatan, yaitu Puskesmas Kramat, Bumijawa, Jatinegara, dan Puskesmas Margasari.

"Fungsi ARV itu untuk menekan perkembangan virus, sehingga tidak menular kepada pasangannya," pungkasnya.


(NIN)