Ganjar Berbagi Cerita soal Kebijakan Zakat ASN Jateng

Mustholih    •    Selasa, 12 Jun 2018 20:09 WIB
pilgub jateng 2018
Ganjar Berbagi Cerita soal Kebijakan Zakat ASN Jateng
Ganjar Pranowo di acara buka puasa bersama PWNU Jateng di Semarang, 12 Juni 2018, dok: istimewa

Semarang: Calon gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo berbuka puasa bersama Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama Jawa Tengah di Semarang, Selasa, 12 Juni 2018. Seluruh Ketua NU Kabupaten atau Kota se-Jateng turut hadir dalam jamuan buka puasa bersama yang diselenggarakan di Hotel Semesta, Semarang.

Dalam kegiatan tersebut, Ganjar bercerita banyak soal pembangunan di Jateng. Dia berujar partisipasi masyarakat Jateng termasuk kalangan santri cukup besar dalam memajukan dunia pendidikan.

Sehingga, kata Ganjar, saat menjabat sebagai Gubernur, Pemerintah Provinsi Jateng terus memberikan bantuan untuk institusi pendidikan agama seperti pondok pesantren dan madrasah diniyah. Bahkan, Ganjar mencanangkan kewajiban zakat aparatur sipil negara (ASN) yang dikelola Baznas. 

"Dalam sebulan zakat ASN atau PNS Pemprov Jateng ini bisa terkumpul sampai Rp1,5 miliar. Ini bisa langsung saya kucurkan untuk pondok, madin, panti asuhan atau warga miskin yang sakit. Lebih cepat dan tidak ribet seperti APBD," kata Ganjar.

Ganjar tampil mengenakan baju koko putih lengkap dengan peci hitam. Politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan itu duduk satu meja dengan Ketua PWNU Jateng Abu Hapsin, dan Wakil Rais Suriah PWNU Jateng Muhammad Adnan. 

Wakil Rais Syuriah PWNU Jateng, Muhammad Adnan, memuji terobosan Ganjar dalam melakukan pembiayaan pembangunan non-APBD. Adnan menilai pemerintah memang harus kreatif dalam mencari sumber pendanaan baru untuk pembangunan. "Negara memang harus membantu. Karena membantu masyarakat yang sudah ngopeni pendidikan itu kewajiban. Saya mencari pemimpin yang tidak menjadikan pembiayaan masyarakat itu menjadi beban tapi kewajiban," ujar Adnan menegaskan.

Ketua PWNU Jateng Abu Hapsin menambahkan agar Ganjar apabila kembali terpilih sebagai Gubernur Jateng 2018 tetap terus menjaga kebersamaan. Dia meminta Ganjar rutin menggelar silaturrahmi dengan NU di masa yang akan datang. "Semoga suasana seperti ini tetap terjaga bukan hanya menjelang Pilkada, tapi juga setelah Pilkada. Saya yakin pak Ganjar dan Gus Yasin akan keluar sebagai pemenang," ujarnya.



(RRN)