Bandara Adisutjipto Gunakan Bahasa Jawa untuk Woro-woro Pengumuman

Patricia Vicka    •    Rabu, 19 Jul 2017 17:17 WIB
yogyakarta
Bandara Adisutjipto Gunakan Bahasa Jawa untuk <i>Woro-woro</i> Pengumuman
Suasana di Bandara Adisutjipto, Yogyakarta -- MTVN/Patricia Vicka

Metrotvnews.com, Yogyakarta: Pengelola Bandara Adisutjpto Yogyakarta membuat gebrakan baru. Bandara Adisutjipto kini menggunakan bahasa Jawa untuk menginformasikan kepada penumpang segala aktivitas bandara.

"Bahasa Jawa yang dipakai adalah bahasa Jawa kromo halus. Kami hadirkan untuk lebih mengenalkan kekhasan daerah," kata Manajer Humas dan Legal PT Angkasa Pura I Bandara Adisutjipto Liza Anindya di Yogyakarta, Rabu 19 Juli 2017.

Liza menjelaskan, bahasa Jawa mulai dipakai sebagai pengumuman melalui pengeras suara pada awal minggu ini. Bahasa Jawa dipilih untuk menghadirkan nuansa dan budaya Jawa pada para penumpang.

Pada tahap awal, baru pengumuman melalui pengeras suara yang memakai bahasa Jawa. Namun, tidak menutup kemungkinan ke depan bahasa Jawa akan digunakan di semua sudut bandara.

Menurut Liza, penggunaan bahasa Jawa diilhami penggunaan bahasa lokal pada sejumlah bandara di dunia, salah satunya di Dubai. "Bandara Dubai pakai Bahasa lokal daerahnya untuk woro-woro pengumuman. Kami kemudian berpikir, sayang sekali di Yogyakarta yang dikenal kota budaya tidak memperkenalkan budaya sendiri," kata dia.

Ini berarti Bandara Adisucipto kini resmi menggunakan tiga bahasa untuk menyampaikan informasi melalui pengeras suara, yakni Indonesia, Inggris, dan Jawa. Penggunaan bahasa Jawa ini diharapkan bisa pendukung peningkatan pariwisata di Yogyakarta.

Liza mengklaim, penggunaan bahasa daerah adalah yang pertama kali dilakukan di semua bandara di pulau Jawa. Penggunaan bahasa Jawa di Bandara Adisutjipto Yogyakarta menambah koleksi bandara berbahasa lokal.

Sebelumnya, Bandara H. Aroeppala Selayar di Sulawesi Selatan telah menerapkan bahasa Bugis untuk menginformasikan pengumuman pada penumpang.


(NIN)