PDAM Kulon Progo Pastikan Pipa Saluran Air ke Daerah Kekeringan Berfungsi Normal

Patricia Vicka    •    Senin, 11 Sep 2017 17:30 WIB
kemarau dan kekeringan
PDAM Kulon Progo Pastikan Pipa Saluran Air ke Daerah Kekeringan Berfungsi Normal
ilustrasi Metrotvnews.com

Metrotvnews.com, Yogyakarta: Direktur PDAM Kulon Progo Jumantoro memastikan seluruh pipa penyalur air PDAM berfungsi normal mengalirkan air. Ia membantah penyataan BPBD DIY yang mengatakan bahwa 25 persen pipa penyalur air ke daerah kekeringan rusak.

"Kalo 25% rusak banyak pelanggan yang kritik. Saya tegaskan tidak ada (yang rusak). Yang dikelola PDAM pipanya semua berfungsi. Kami sudah cek sendiri ke lapangan," tegasnya melalui sambungan telepon di Yogyakarta, Senin 11 September 2017.

Ia memastikan, jika ada pipa yang rusak, pihaknya tidak akan tinggal diam. PDAM akan segera memperbaiki pipa air tersebut sehingga pelayanan masyarakat tak terganggu.

Baca: Perbaikan Pipa Air Bisa Mengurangi Dampak Kekeringan

Untuk mengurangi kekeringan di Kulon Progo, pihaknya terus menambah pipa saluran air ke daerah yang mengalami dampak kekeringan. Di tahun 2017 saja, PDAM sudah menambah jaringan air rumah tangga gratis ke 1.100 rumah tangga di dua kecamatan yang terdampak kekeringan yakni Pengasih dan Kokap.

"Tahun ini tambahan pipa jaringan rumah tangga ke kecamatan Pengasih di Karangsari dan Salamrejo di Kecamatan Sentolo. Kami tarik air dari Sungai progo. Jaringan airnya gratis," jelas dia.

Sementara di 2018 pihaknya berencana menambah jaringan pipa ke sekitar 1.200 kepala keluarga di Desa Banjarharjo di Kecamatan Kalibawang (banjar harjo) Kecamatan Kokap, dan Kecamatan Lendah.

Hingga kini, total ada 24.620 warga di Kulon Progo yang sudah menerima sambungan air rumah tangga gratis dari PDAM. Pipa saluran air itu juga mengaliri di daerah kekeringan.


(ALB)