Kepala Disdik Kebumen tak Tahu Soal Suap yang Ditangani KPK

Suyono Sugondo    •    Senin, 17 Oct 2016 14:29 WIB
ott kpk
Kepala Disdik Kebumen tak Tahu Soal Suap yang Ditangani KPK
Ilustrasi korupsi, Ant

Metrotvnews.com, Kebumen: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangani kasus dugaan suap proyek pengadaan sarana prasarana di Dinas Pendidikan Kebumen, Jawa Tengah, senilai Rp4,8 miliar. Namun Kepala Disdik Kebumen, Ahmad Ujang, mengaku tak tahu menahu soal proyek tersebut.

Dua hari lalu, KPK melakukan operasi tangkap tangan di Kebumen. Polisi menangkap anggota DPRD Kebumen Yudi Trihartanto dan pegawai Disdik Kebumen, Sigit Widodo. Penangkapan keduanya terkait suap di Disdik Kebumen senilai Rp4,8 miliar.

Wakil Ketua KPK Laode Muhammad Syarif mengatakan Dinas Pendidikan Kebumen mendapat alokasi dana Rp4,8 miliar pada APBD-Perubahan 2016. Kemudian dana itu dipecah menjadi beberapa proyek.

Baca: KPK: Dana Pendidikan Jangan Jadi Bancakan!

Ujang mengaku proyek sarana prasarana di Disdik Kebumen bernilai Rp4,4 miliar. Itu pun akumulasi dari beberapa proyek.


(Kepala Disdik Kebumen Ahmad Ujang, Metrotv - Suyono Sugondo)

Sementara itu, Disdik belum melaksanakan proses lelang yang menggunakan dana dari APBD-Perubahan. 

"Masih dalam tahap penyusunan RPP (Rencana Pelaksanaan Pengadaan), setelah itu survei, baru dilaksanakan lelang," kata Ujang saat ditemui di ruang kerjanya di Kebumen, Jateng, Senin (17/1/2016).

Lantaran itu, Ujang menyatakan siap untuk menjalani pemeriksaan di KPK terkait dugaan suap proyek tersebut. Ia pun menunggu instruksi ataupun pemanggilan dari KPK.

Sabtu pagi 15 Oktober, KPK melakukan OTT di Kebumen. Anggota DPRD Kebumen berinisial SH ditangkap bersama kepala seksi Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Kebumen berinisial SW.

Baca: KPK OTT Anggota DPRD Kebumen

Setelah penangkapan, penyidik membawa mereka ke Polres Kebumen. Kemudian, mereka dibawa ke Jakarta untuk proses lebih lanjut.


(RRN)