Kereta Wisata Solo akan Dihentikan Sementara

Pythag Kurniati    •    Selasa, 22 Nov 2016 11:50 WIB
pln
Kereta Wisata Solo akan Dihentikan Sementara
Kereta wisata Railbus Bathara Kresna melayani rute Solo-Wonogiri, Jateng. (Metrotvnews.com/Pythag Kurniati)

Metrotvnews.com, Solo: Jaringan listrik di Jalan Gatot Subroto, Jalan Adi Sucipto dan Jalan Slamet Riyadi, Kota Solo, Jawa Tengah, akan diubah jadi jaringan bawah tanah. Proyek yang dikerjakan PT Perusahaan Listrik Negara ini akan mempengaruhi operasional sejumlah kereta wisata.

Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo mengungkapkan kabel bawah tanah di sejumlah lokasi harus melewati rel kereta api. Namun, dia memastikan tidak ada pembongkaran rel.

Konsekuensinya, lanjut Rudy, kereta wisata Railbus Bathara Kresna dan Sepur Kluthuk Jaladara akan dihentikan operasionalnya sementara waktu. "Berhenti sebentar tidak apa-apa. Lagi pula itu, kan, kereta wisata. Kalau dihentikan sementara tidak masalah," ujarnya, Selasa (22/11/2016).

Saat ini, kereta perintis Railbus Bathara Kresna beroperasi dari Solo menuju Wonogiri setiap pukul 06.00 WIB dan 10.00 WIB. Sedangkan dari Wonogiri menuju Solo pukul 08.00 WIB dan pukul 12.00 WIB.

Selain itu, ada satu kereta wisata uap Sepur Kluthuk Jaladara relasi Stasiun Purwosari hingga Stasiun Kota.


Jaringan kabel listrik di Kota Solo akan diubah jadi jaringan bawah tanah.

Dua ruas jalan bersinggungan langsung dengan rel kereta api, yakni Jalan Slamet Riyadi dan Jalan Gatot Subroto hingga Ngarsopuro. Pada ruas jalan tersebut, Rudy akan mengajukan izin pada Dirjen Perkeretaapian Kementerian Perhubungan untuk penataan kabel bawah tanah.

"Nanti saya sendiri yang akan mengurus izinnya ke Kementerian Perhubungan," tandas Rudy.

Proyek penataan jaringan listrik di udara menjadi jaringan bawah tanah rencananya akan dimulai awal 2017. Pengerjaan ditargetkan rampung enam bulan sejak Surat Perintah Kerja (SPK) terbit.


(SAN)