Kapal Karam dan Aktivitas Turis Merusak Terumbu Karang di Karimunjawa

Rhobi Shani    •    Senin, 20 Mar 2017 11:26 WIB
terumbu karang
Kapal Karam dan Aktivitas Turis Merusak Terumbu Karang di Karimunjawa
Budi daya terumbu karang di Karimunjawa, Jepara, MTVN - Rhobi Shani

Metrotvnews.com, Jepara: Kapal karam merusak terumbu karang di perairan Karimunjawa, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah. Dua peristiwa kapal karam terjadi sejak awal 2017.

Kepala Seksi Wilayah II Balai Taman Nasional (BTN) Karimunjawa Iwan Setiawan mengatakan ratusan meter terumbu karang rusak. Ekosistem hewan laut pun rusak.

Menurut Iwan, kerusakan terjadi akibat dua peristiwa kapal karam. "Yang pertama pada Januari. Luas terumbu karang yang rusak mencapai 200 meter persegi," kata Iwan di Jepara, Senin 20 Maret 2017.

Sedangkan peristiwa kedua pada Februari 2017. Namun, ujar Iwan, ia belum mengetahui luas terumbu karang yang rusak.

Kapal karam bukan kesalahan nahkoda. Biasanya nahkoda menurunkan jangkar di perairan dalam. Lalu 
angin kencang dan gelombang tinggi menghantam kapal. Tali jangkar putus. Kapal pun karam.

"Pada awal tahun ini kondisi gelombang memang tinggi," tandas Iwan.

Aktivitas pariwisata juga merusak terumbu karang. Beberapa terumbu karang terinjak-injak saat turis yang melakukan selam dangkal atau snorkeling. 

"Seperti di perairan Pulau Menjangan dan spot-spot snorkeling lainnya, terumbu karangnya sudah banyak yang rusak," kata Iwan.
 
Saat ini, ungkap Iwan, BTN Karimunjawa dan masyarakat menggelar kegiatan transplantasi terumbu karang. BTN juga membuat peta zonasi wilayah perairan untuk mengurangi kerusakan.


(RRN)