Pemkot Solo Sisir Ulang 12 Ribu Warga Tak Ber-KTP Elektronik

Pythag Kurniati    •    Jumat, 11 Nov 2016 14:00 WIB
pelayanan e-ktp
Pemkot Solo Sisir Ulang 12 Ribu Warga Tak Ber-KTP Elektronik
Ilustrasi. Foto: Antara/Irwansyah Putra

Metrotvnews.com, Solo: Hingga Oktober 2016, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) Kota Solo mencatat masih ada 12 ribu warga yang belum merekam data KTP elektronik (e-KTP). 

Kepala Dispendukcapil Kota Solo Suwarta mengungkapkan jumlah tersebut tersebar di 51 kelurahan. “Awalnya ada sekitar 28 ribu. Kemudian kami lakukan penyisiran perekaman data,” ujar Suwarta ketika ditemui dalam acara Pencanangan Kampung KB di Pucangsawit, Jebres, Solo, Jumat (11/11/2016).
 
Setelah menyisir data, Dispendukcapil memanggil berdasarkan nama dan alamat di masing-masing kecamatan. “Yang bersangkutan kami panggil by name by adress untuk merekam data,” imbuhnya.
 
Hingga saat ini, lanjut dia, tersisa 12 ribu warga yang belum merekam e-KTP. Suwarta menerangkan, ada beberapa faktor yang menyebabkan belasan ribu warga belum merekam data.
 
“Kemungkinan karena ada yang pindah domisili, bekerja di luar negeri, pindah tidak melapor atau meninggal namun belum dihapus, dan belum membuat akta kematian,” papar dia.

Ia mengaku akan menyisir ulang data 12 ribu warga yang belum merekam e-KTP. "Hasil penyisiran kemarin akan kami evaluasi kembali dan kami petakan lagi mengapa yang 12 ribu ini tidak hadir dalam perekaman data," kata Suwarta.
 
Untuk ketersediaan blangko e-KTP, Suwarta mengaku secara nasional stok blangko e-KTP menipis. “Persediaan blangko nasional sudah habis sejak 1 Oktober. Sedangkan Kota Solo masih ada persediaan hingga 30 Oktober,” ujarnya.
 
Saat ini Dispendukcapil Kota Solo masih menunggu pengadaan blangko dari pusat yang diperkirakan tiba Desember. Untuk sementara, pelayanan e-KTP menggunakan surat keterangan pengganti KTP.

 


(UWA)