Mitigasi Gempa dan Tsunami

Warga Pesisir Selatan DIY Harus Waspada Tsunami

Patricia Vicka    •    Jumat, 05 Oct 2018 19:20 WIB
tsunamigempa bumi
Warga Pesisir Selatan DIY Harus Waspada Tsunami
Suasana di pesisir selatan DIY, sumber foto SAR Pantai Baron

Yogyakarta: Sebanyak 48 ribu warga di sepanjang pantai selatan Yogyakarta rawan terpapar tsunami. Sebagian besar warga berlokasi di Kecamatan Sanden, Srandakan, dan Kretek, Kabupaten Bantul.

"Tiga kecamatan itu memang dekat dengan pantai," ujar Kepala BPBD DIY Biwara Yuswantana melalui sambungan telepon di Yogyakarta, Jumat 5 Oktober 2018.

Selain Bantul, warga di lima kecamatan di Kabupaten Kulonprogo juga tinggal di daerah rawan tsunami. Wilayah tersebut adalah Temon, Wates, Galur, Panjatan, dan Lendah.

Sementara di Gunungkidul, wilayah rawan terdampak tsunami yaitu di Purwosari, Saptosari, Tepus, Tanjung Sari dan Girisubo. "Wilayah yang rawan terkena tsunami ini terletak di dataran rendah. Kecuali di Gunungkidul yang merupakan daerah kars," katanya.

BPBD memasang sirine peringatan tsunami di sepanjang pantai laut selatan. Sirine ini akan berbunyi beberapa menit sebelum tsunami datang dan menjadi pertanda warga untuk segera mengevakuasi diri.

 "Jadi saat ada pergerakan tsunami, akan ditangkap oleh alat yang dipasang BMKG. Lalu BMKG mengeluarkan peringatan adanya tsunami kepada kami. Lalu kami bunyikan sirine itu," jelas Biwara.

BPBD kemudian akan memberitahu tim SAR laut untuk segera mengevakuasi warga atau wisatawan yang tinggal di pinggir pantai. BPBD juga telah menyiapkan titik evakuasi. Titik evakuasi yang dipakai adalah dataran tinggi disekitar pantai seperti dataran tinggi di Parang Endog.


(RRN)