200 Ribu Warga Kudus Didaftarkan ke BPJS di 2019

Rhobi Shani    •    Kamis, 27 Sep 2018 16:20 WIB
bpjs kesehatan
200 Ribu Warga Kudus Didaftarkan ke BPJS di 2019
Bupati Kudus Tamzil (kiri). Medcom.id/Rhobi Shani

Kudus: Warga Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, yang belum menjadi peserta BPJS Kesehatan akan didaftarkan dan dibiayai Pemkab Kudus. Terutama masyarakat dari golongan kurang dan tidak mampu.

Bupati Kudus Tamzil menyebut, lebih kurang 200 ribu warga Kota Kretek yang belum terdaftar sebagai peserta BPJS Kesehatan. Namun, BPJS Kesehatan diminta untuk membayar tunggakan di RSUD Loekmono Hadi sebelum Pemkab mendaftarkan warga yang kurang dan tidak mampu menjadi peserta.

"Kami inginnya seluruh (warga Kudus) menjadi pesertaDan minta agar BPJS segera membayar tuggakan ke RSUD, karena itu setiap hari bergerak," kata Tamzil, Kamis, 27 September 2018.

Pihaknya akan menyiapkan anggaran sebesar Rp31 miliar. Kebijakan tersebut masih akan digodok. Sebab, saat ini BPJS masih dalam keadaan defisit keuangan.

"Mungkin nanti tahun depan, anggarannya untuk warga Kudus yang belum menjadi peserta BPJS mencapai Rp31 miliar," kata Tamzil.

Pihaknya akan mengalihkan anggaran untuk alokasi jaminan kesehatan daerah apabila keuangan BPJS Kesehatan tak kunjung membaik. Selama ini program tersebut sudah berjalan dan menjadi tanggung jawab Pemkab Kudus.

"Kalau BPJS masih begitu (defisit) belum juga membayarkan tagihan, mending alokasi anggaran kami alihkan ke jaminan kesehatan daerah. Warga yang berobat hanya tinggal bawa KTP dan KK saja," ungkap Tamzil.

Pihaknya akan segera membayar tunggakan Rp8,2 miliar biaya jaminan kesehatan daerah yang ditanggung Pemkab di RSUD.  APBD Perubahan 2018 Pemkab Kudus akan menganggarkan Rp10 miliar untuk membayar tunggakan itu.


(SUR)