UMK Jepara Disepakati Rp1,6 Juta

Rhobi Shani    •    Senin, 10 Oct 2016 16:08 WIB
upah
UMK Jepara Disepakati Rp1,6 Juta
Rapat penentuan UMK di Kantor Dekopinda Jepara, Rabu (5/10/2016). (Metrotvnews.com/Rhobi Shani)

Metrotvnews.com, Jepara: Rapat pembahasan Upah Minimum Kabupaten (UMK) Jepara, Jawa Tengah, menghasilkan kesepakatan UMK Kabupaten Jeparan 2017, Rp1,6 juta. Nominal itu naik Rp250 ribu dari tahun sebelumnya.
 
Rapat penentuan UMK ini dihadiri oleh Dewan Pengupah dan Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Jepara. Keduanya menyepakati besaran UMK yang diusulkan Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Jepara.

Kepala Bidang Hubungan Industrial dan Pengawas Tenaga Kerja pada Dinas Sosial, Tenaga Kerja, dan Transmigrasi Kabupaten Jepara Edi Wijayanto menjelaskan, kesepakatan itu diperoleh setelah Apindo menimbang Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 78 tahun 2015 yang besarannya Rp1,458,540 dan menurunkan usulan upah dari KSPSI.

“Usulan KSPI diturunkan, Asmindo dinaikan. Sehingga ketemu kesepakatan Rp1,6 juta,” ujar Edi, usai rapat di kantor Dinsoskertrans, Senin (10/10/2016).
 
Edi mengatakan, UMK 2017 sebesar Rp 1,6 juta, melebihi angka Kebutuhan Hidup Layak (KHL) hasil survei tahun ini.  Perhitungan berdasarkan Pergub, KHL Kabupaten Jepara sebesar Rp1,549 juta.
 
“Hasil kesepakatan ini akan segara kami ajukan rekomendasi kepada bupati dan gubernur  untuk dibahas bersama DPRD Jateng.
 
Edi menambahkan, pekan kedua bulan November SK Gubernur tentang UMK kemungkinan turun. Setelah SK turun, masih ada tenggat waktu penangguhan bagi perusahaan yang merasa keberatan. Setelah itu, baru disosialisasikan ke perusahaan-perusahaan.
 
“Tapi mulai saat ini baik serikat buruh maupun Apindo sudah kami minta mensosialisasikan,” pungkasnya.



(MEL)