Pekalongan Klaim Bisa Rekam dan Cetak e-KTP di Hari yang Sama

Kuntoro Tayubi    •    Senin, 19 Sep 2016 10:34 WIB
e-ktp
Pekalongan Klaim Bisa Rekam dan Cetak e-KTP di Hari yang Sama
Foto ilustrasi. (Metrotvnews.com/Pythag Kurniati)

Metrotvnews.com, Pekalongan: Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, mengebut pembuatan Kartu Tanda Penduduk Elektronik (e-KTP). Guna memutus mata rantai praktik percaloan, Disdukcapil meluncurkan program Kotak akronim dari teko (datang) langsung cetak.

Sekretaris Disdukcapil Pekalongan, Bambang Supriyadi menjelaskan program ini dilaksanakan sesuai dengan instruksi Bupati Pekalongan. Masyarakat yang datang untuk merekam KTP, harus segera dilayani, tanpa harus menunggu berbulan-bulan.

“Program ini sudah kami laksanakan sejak 14 September lalu dan akan dilaksanakan selamanya. Dengan program ini, masyarakat harus datang langsung ke Kantor Disdukcapil tanpa perantara. Misalkan pagi hari datang, maka tinggal menunggu dicetak saat itu juga. Sehingga dengan program ini diharapkan bisa memutus mata rantai praktik percaloan,” katanya saat dihubungi Metrotvnews.com, Senin (19/9/2016).

Diterangkan, program Kotak ini juga diperuntukkan bagi masyarakat yang sudah seminggu merekam e-KTP di kecamatan. Warga tinggal datang ke Kantor Disdukcapil untuk dicetakkan e-KTP hari itu juga.

"Karena kemampuan cetak masih terbatas, kami batasi 100 pemohon per harinya. Tapi dengan program ini, jumlah pemohon justru membeludak. Hari pertama mampu mencetak 100 dan hari kedua mencapai 200," ujarnya.

Menurut Bambang, keuntungan dari program itu adalah jika ada data kurang lengkap atau invalid, bisa segera direvisi melalui konfirmasi dengan pemohon.

Di Kabupaten Pekalongan, saat ini masih ada sekitar 80 ribuan wajib e-KTP yang belum melakukan perekaman. Sedangkan masyarakat yang sudah merekam namun belum dicetak sejak tahun 2012, dari jumlah 11 ribu, saat ini masih 5.500. Sementara masyarakat yang baru merekam jumlahnya mencapai tujuh ribu.


(SAN)