Tahanan Rutan Surakarta Ricuh dengan Pembesuk

Pythag Kurniati    •    Kamis, 10 Jan 2019 16:53 WIB
narapidanakericuhan
Tahanan Rutan Surakarta Ricuh dengan Pembesuk
Kondisi pascakericuhan yang melibatkan tahanan Rutan Kelas I Surakarta, Jawa Tengah, Kamis, 10 Januari 2019. Medcom.id/ Pythag Kurniati.

Solo: Belasan tahanan di Rutan Kelas I Surakarta terlibat kericuhan dengan pembesuk pada Kamis siang, 10 Januari 2019. Usai kericuhan tersebut, belasan tahanan dipindahkan ke tempat lain.

"Ya, dipindahkan. Sebanyak 12 orang," kata Kepala Rutan Kelas IA Surakarta M. Ulin Nuha di Solo, Jawa Tengah.

Ulin menjelaskan, mereka dipindahkan dalam beberapa kelompok. Narapidana bernama Iwan dipindahkan terlebih dulu. Menyusul kemudian lima narapidana lain dan enam narapidana dalam kelompok yang berbeda.

Hanya saja Ulin enggan merinci ke lapas mana saja tahanan tersebut dipindahkan. "Demi kepentingan keamanan, kami belum bisa sampaikan," jelas Ulin.

Ulin kembali mengatakan, kericuhan yang terjadi saat jam besuk tersebut diduga terjadi karena ada salah paham. 

Pantauan di lapangan, massa dari luar rutan ikut masuk Rutan Kelas I Surakarta. Mereka adalah rekan salah satu warga binaan di tempat tersebut.

Puluhan personel kepolisian masih terlihat berjaga di sekitar rutan usai kericuhan. 

Sementara Wakapolresta Surakarta AKBP Andy Rifai memastikan, saat ini situasi di dalam Rutan telah kondusif. "Tadi memang sempat terjadi benturan fisik namun sudah kita redam," ungkap Andy.

Andy memastikan jika kericuhan tersebut disebabkan masalah sepele. "Papasan, lalu ada selisih paham, masih akan kita dalami lagi," jelas Andy.

Kericuhan serupa yang melibatkan tahanan tidak hanya sekali ini terjadi di Rutan Kelas I Surakarta. Sebelumnya, kericuhan di rutan setempat juga terjadi pada akhir Desember 2018 lalu dan melibatkan antartahanan rutan.


(DEN)