Kemensos akan Bantu Memasarkan Produk KUBE

Patricia Vicka    •    Rabu, 12 Dec 2018 19:20 WIB
kementerian sosial
Kemensos akan Bantu Memasarkan Produk KUBE
Direktur Jenderal Dirjen Penanganan Fakir miskin Kementerian Sosial, Andi ZA Dulung di Yogyakarta, Medcom.id - Vicka

Sleman: Kementerian Sosial akan mengintervensi program Kelompok Usaha Bersama (KUBE). Mulai 2019, Kemensos tak sekadar menyalurkan bantuan. Tapi, Kemensos turut menemukan pasar untuk hasil produksi KUBE.

Direktur Jenderal Dirjen Penanganan Fakir Miskin Kementerian Sosial, Andi ZA Dulung, KUBE menjadi andalan untuk mengentaskan kemiskinan. Selanjutnya, Kemensos akan menjembatani kebutuhan pengusaha dan KUBE. 

Baca: KUBE, Program Kemensos Turunkan Angka Kemiskinan Permanen

Ia mencontohkan kelompok usaha mengumpulkan botol plastik. "Peran Kemensos menjembatani perjanjian kerja sama antara pengusaha dan kelompok usaha itu dalam bentuk penyediaan botol plastik. Pengusaha berperan sebagai pembeli," ujar Dulung dalam seminar evaluasi bantuan sosial pangan Kemensos di Yogyakarta, Selasa, 12 Desember 2018.

Melalui program itu, masing-masing KUBE dipersilakan memilih sendiri jenisnya. Misalnya KUBE Sinar Rezeki dari Kota Bukittinggi, Sumatera Barat, dengan jenis usaha pembuatan dan penjualan mukena, baju koko, gamis, kerudung, seprai, dan bedcover. KUBE Kenanga dari Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau, dengan jenis usaha kue akar kelapa dan keripik.

Ke depannya, ujar Dulung, Kemensos akan membantu KUBE untuk menemukan pasar. Sehingga, penjualan produk kelompok tersebut lebih luas.

Kube awal akan didampingi seorang fasilitator. Pendamping ikut membantu KUBE menjalankan usaha mulai dari tahap perencanaan, promosi, hingga penjualan.

Sedangkan KUBE lama mendapat pengarahan melalui program pinjaman usaha mikro lintas kementerian. KUBEmerupakan program Kemensos yang berfokus pada pemberian bantuan bagi sekelompok orang yang mengeloka usaha ekonomi. Tujuannya, yaitu mengentaskan kemiskinan melalui pemberdayaan masyarakat.


(RRN)