UGM Tunggu Rekomendasi untuk Mahasiswa Terduga Pemerkosaan

Patricia Vicka    •    Jumat, 07 Dec 2018 21:08 WIB
pemerkosaan
UGM Tunggu Rekomendasi untuk Mahasiswa Terduga Pemerkosaan
Ilustrasi kekerasan pada buruh imigran, Medcom.id

Yogyakarta: Sanksi untuk terduga kasus pemerkosaan terhadap mahasiswi Universitas Gajah Mada (UGM) Yogyakarta akan disampaikan komite etik khusus. Paling lambat, rekomendasi diterima tim etik pada 31 Desember 2018.

Wakil Rektor Bidang Kerja Sama dan Alumni UGM Paripurna Sugarda mengatakan komite etik khusus akan menjadikan rekomendasi sebagai dasar pemberian sanksi pada terduga pelaku pemerkosaan, H.

"Rektor tidak bisa memutuskan sendiri sanksi untuk H. Kami butuh masukan dari tim ahli untuk menentukan sanksi. Jadi kami tunggu hasil dari tim etik," ungkap Paripurna di Yogyakarta, Jumat, 7 Desember 2018.

Salah satu rekomendasi sanksi adalah drop out atau mengeluarkan H dari kampus. Rekomendasi itu merupakan tuntutan utama dari N, korban.

Komite etik dibentuk pada pertengahan November 2018. Tim dibentuk untuk memperkuat hasil rekomendasi tim Investigasi independen evaluasi KKN yang terbentuk pada Aprilb2018. 



(RRN)