Pembunuh Difabel di Bantul Ditangkap

Ahmad Mustaqim    •    Senin, 20 Nov 2017 17:14 WIB
pemerkosaan
Pembunuh Difabel di Bantul Ditangkap
Kapolres Bantul, AKBP Imam Kabut Sariadi (tengah) menunjukkan barang bukti pelaku pembunuhan difabel (berbaju biru). (MTVN-Ahmad Mustaqim)

Bantul: Kepolisian Resort Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta menangkap pelaku pembunuhan perempuan difabel di Bantul, berinisial UDC, 27. Pelaku bernama Andreas Fransiskus Keis Waffa, 42, ditangkap di kawasan Pasar Kranggan Kota, Yogyakarta Senin dini hari, 20 November 2017. 

Kapolres Bantul, AKBP Imam Kabut Sariadi mengatakan, penelusuran penangkapan pelaku dilakukan dengan pencarian barang bukti di sekitar lokasi kejadian. Di lokasi kejadian, aparat menemukan topi dan sandal dan juga diduga milik pelaku. 

"Kami juga mendapat keterangan warga sekitar. Kemudian dilakukan pengejaran," kata Imam di Polres Bantul pada Senin, 20 November 2017. 

Tak lama usai mendapat barang bukti, polisi segera mendapatkan terduga pelaku. Menurutnya, terduga pelaku tak bisa mengelak dengan barang bukti yang polisi temukan. 

Dalam pemeriksaan, pelaku mengaku tak merencanakan perbuatannya. Namun, pelaku mencuri dan melakukan tindakan lain karena situasi sedang sepi. 

"Pelaku mengaku panik saat korban berteriak. Lalu pelaku membekap korban hingga kehabisan nafas dan meninggal," kata dia.

Baca: Perempuan Difabel Jadi Korban Perkosaan dan Pembunuhan

Imam menambahkan, pelaku sempat hendak menjual barang yang dicuri, seperi TV dan perhiasan. Namun, si calon pembeli menolak dan malah memberikannya uang Rp250 ribu. 

"Yang bersangkutan ini pengangguran. Kami belum menemukan bukti kuat korban diperkosa. Masih dalam proses pemeriksaan dan identifikasi," ungkapnya. 

Atas perbuatannya, polisi menjerat pelaku dengan pasal 365 ayat 3 KUHP tentang pencurian disertai kekerasam yang menyebabkan korban meninggal. Ancaman penjaranya maksimal 15 tahun. 

"Memungkinkan ada pasal tambahan setelah kami melakukan pendalaman," jelasnya. 


Kapolres Bantul, AKBP Imam Kabut Sariadi (tengah) menunjukkan barang bukti pelaku pembunuhan difabel (berbaju biru). (MTVN-Ahmad Mustaqim)



(ALB)