Puluhan Bangunan di Jabar dan Jateng Rusak

Octavianus Dwi Sutrisno    •    Sabtu, 16 Dec 2017 11:14 WIB
gempa
Puluhan Bangunan di Jabar dan Jateng Rusak
Salah satu bangunan yang rusak di Tasikmalaya

Bandung: Penanganan darurat dampak gempabumi 6,9 SR yang mengguncang wilayah bagian selatan Jawa Barat, Jawa Tengah, dan DI Yogyakarta masih terus dilakukan.

Data sementara yang dihimpun Pusdalops Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dampak gempa mengakibatkan 43 rumah rusak berat dan roboh, 65 rumah rusak sedang, 10 rumah rusak ringan, dan beberapa bangunan publik mengalami kerusakan.

Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho mengatakan daerah yang terdampak gempa yaitu Kabupaten Pangandaran, Tasikmalaya, Ciamis, Kota Banjar, Garut, Cilacap, Kebumen, Kota Pekalongan, Banyumas, Brebes dan Banjarnegara. 

"Mengingat pusat gempa berada di 6 Km arah tenggara Kota Bantarkalong, Kabupaten Tasikmalaya, maka daerah yang terdampak guncangan keras dan merusak adalah di Kabupaten Tasikmalaya, Pangandaran dan Ciamis di Provinsi Jawa Barat," ucap Sutopo, Sabtu 16 Desember 2017.

Selain itu, Sutopo juga menerangkan sejumlah rumah sakit juga mengalami kerusakan, sehingga pasien dievakuasi ke luar rumah sakit.

"Seperti Bangunan RSUD Banyumas mengalami kerusakan plafon ambrol, tembok yang retak, kebocoran instalasi pipa gas oksigen dan lainnya. Oleh sebab itu, sebanyak 70 pasien dari ruang rawat inap ditampung di dalam tenda BPBD Banyumas dan sebagian dilayani di PKU Gombong," bebernya.

Menurutnya, hingga kini tidak ada potensi tsunami yang terjadi di sepanjang pesisir selatan Jawa, namun gempa susulan telah terjadi sebanyak 7 kali dengan magnitude yang kecil. 

"Tidak ada dampak merusak dari gempa susulan ini, aktivitas masyarakat secara umum telah kembali normal," paparnya.



(ALB)