Adam Dipastikan Meninggal akibat Penganiayaan

Mustholih    •    Jumat, 19 May 2017 16:09 WIB
kekerasan
Adam Dipastikan Meninggal akibat Penganiayaan
Kapolda Jateng Irjen Pol Condro Kirono menjawab pertanyaan wartawan tentang perkembangan penanganan kasus meninggalnya taruna tingkat II Akpol Brigadir Dua Taruna Mohammad Adam di Semarang, Jawa Tengah, Jumat (19/5) --ANTARA FOTO/R. Rekotomo--

Metrotvnews.com, Semarang: Kepala Kepolisian Daerah Jawa Tengah, Inspektur Jenderal Condro Kirono, mengungkap hasil autopsi jenazah taruna tingkat II di Akademi Kepolisian Semarang, Muhammad Adam. Condro memastikan Adam meninggal akibat penganiayaan.

"Jadi hasil autopsi sudah dapat. Dokter forensik mengatakan ada luka pada korban di dada yang mengakibatkan sesak nafas hingga meninggal. Kita pastikan meninggal karena pengniayaan atau pemukulan," kata Condro kepada wartawan di Markas Polda Jawa Tengah, Semarang, Jumat, 19 Mei 2017.

Menurut Condro, hasil autopsi itu bakal menjadi masukan bagi tim penyidik dalam mencari pelaku penganiayaan terhadap Adam. Sejauh ini, ujar Condro, tim penyidik sudah memeriksa 35 saksi dari taruna Akademi Kepolisian Semarang. 

"Ini menjadi masukan tim penyidik mengarah pada saksi-saksi yang diperiksa. Ada 35 saksi di mana 21 saksi (taruna) tingkat dua dan sisanya tingkat tiga," jelas Condro.

Condro menegaskan tim penyidik sudah melakukan olah tempat kejadian perkara dan mengumpulkan barang bukti. Namun, ujar Condro, sejauh ini belum mendapatkan titik terang pelaku penganiayaan.

"Olah TKP sudah dilakukan, barbuk sudah dikumpulkan. Sampai tadi pagi sudah dilakukan gelar. Ini masih break sehabis jumatan," jelas Condro.

Seperti diketahui, Muhammad Adam meninggal dunia di Rumah Sakit Akpol Semarang dengan luka memar di dada, pada pukul 03.00 WIB Kamis dini hari kemarin. Namun, Polda Jateng menerima laporan adanya taruna Akpol Semarang meninggal dunia pada pukul 08.00 WIB.


(ALB)