Polisi Sita 48 Motor Hasil Pencurian di Semarang

Mustholih    •    Jumat, 18 Aug 2017 14:10 WIB
curanmor
Polisi Sita 48 Motor Hasil Pencurian di Semarang
Sebanyak 48 unit sepeda motor disita Polres Semarang selama operasi Jaran Candi sejak 27 Juli hingga 15 Agustus 2017. --MTVN/Mustolih--

Metrotvnews.com, Semarang: Kepolisian Resort Kota Besar Semarang menyita 48 unit sepeda motor selama operasi Jaran Candi sejak 27 Juli hingga 15 Agustus 2017. Diduga, puluhan kendaraan motor tersebut merupakan hasil tindak pidana kasus pencurian di wilayah Semarang, Jawa Tengah.

"Barang bukti juga sempat ada yang dibawa ke Kabupaten Semarang dan sekitarnya," kata Kepala Polrestabes Semarang, Komisaris Besar Abiyoso Seno Aji, saat gelar perkara, Semarang, Jawa Tengah, Jumat, 18 Agustus 2017.

Dalam operasi tersebut, turut disita pula satu unit kendaraan roda empat jenis truk. Abiyoso bilang, ada 14 tersangka yang ditangkap dalam kasus tersebut. Mereka merupakan tersangka pelaku pencurian dan penadah. Rata-rata, dalam menjalankan aksi mereka, para tersangka menggunakan kunci leter T untuk menggondol motor. 

"Operasi Jaran Candi memang sudah selesai. Tapi, urusan kejahatan, kami tak akan berhenti dan bakal terus menangkap pelaku kejahatan," ujar Abiyoso.

Semua tersangka yang ditangkap itu bakal dijerat, Pasal 362, 363, dan 365 KUHP tentang pencurian. Adapun tersangka penadah, dijerat pasal 480 KUHP.

Abiyoso menuturkan warga yang merasa kehilangan sepeda motor bisa datang ke Polrestabes Semarang. Warga disilakan melihat apakah ada motor mereka yang berhasil ditemukan. "Bawa surat-surat lengkap. Saya tegaskan tidak dipungut biaya," ungkap Abiyoso.

Salah satu tersangka yang dihadirkan dalam gelar perkara, Wahyu Bagus, menyatakan menyesal terjerat kasus pencurian kendaraan bermotor. Wahyu yang sehari-hari bekerja sebagai penagih utang sebuah koperasi di Semarang itu ditangkap karena menggelapkan motor operasional tempatnya bekerja. 

"Saya sengaja bawa ke rumah. Setiap hari motor saya pakai. Motor belum dijual. Tapi saya buat laporan ke Polisi kalau motor itu hilang," terang Bagus.


(ALB)