Bandara Kulonprogo Tunggu Amdal

Patricia Vicka    •    Selasa, 05 Sep 2017 12:25 WIB
infrastruktur
Bandara Kulonprogo Tunggu Amdal
Direktur Teknik PT Angkasa Pura I (persero) Polana Banguningsih Pramesti (kanan) dan Manajer Proyek NYIA (New Yogyakarta International Airport) PT Angkasa Pura I Sujiastono. Foto: MTVN/Patricia Vicka

Metrotvnews.com, Yogyakarta: Pembangunan fisik Bandara di Kulonprogo akan dilakukan beberapa bulan ke depan. PT Angkasa Pura (AP) I  (Persero) menyebut pembangunan bandar udara ini masih menunggu analisis dampak lingkungan (amdal).

"Amdal sudah (diurus). Mudah-mudahan 10 hari ke depan sudah bisa keluar izinnya. Baru kita bisa bergerak," kata Direktur Teknik AP I,  Polana Banguningsih Pramesti, di Kompleks Kepatihan Yogyakarta, Senin 4 September 2017.

Bandara yang akan dinamai New Yogyakarta International Airport (NYIA) ini bakal dikebut bila amdal terbit. AP I hingga saat ini baru mengantongi Izin Pemanfaatan Lahan (IPL) dan tengah mengerjakan pembersihan lahan (land clearing).


Rancangan desain Bandara Kulonprogo, DIY. Foto: Istimewa/bpmpt.kulonprogokab.go.id

Rancang bangun detail (DED) bangunan fisik NYIA baru selesai 70 persen karena terbentur amdal. DED menjadi pegangan pekerja lapangan untuk membangun konstruksi bandara, seperti landasan pacu (runway), terminal, pelataran pesawat (apron) dan bangunan perkantoran di sekitar Bandara.

Pembangunan fisik dan gedung bandara telah disesuaikan dengan mitigasi bencana. Sebab pihaknya menyadari lokasi bandara Yogyakarta berada di kawasan cincin api dan hanya berjarak 300-400 meter dari bibir pantai nan rawan bencana tsunami dan gempa bumi.

Baca: Bandara Kulon Progo Ditargetkan Beroperasi 2019

Jalur evakuasi dan struktur bangunan ramah gempa menjadi suatu keharusan. "Kalau ada bencana sudah kami siapkan juga nanti tempat untuk evakuasi dan kemana harus menyelamatkan diri. Ada petunjuk jalur evakuasinya nanti," terang Manajer Proyek NYIA (New Yogyakarta International Airport) PT Angkasa Pura I Sujiastono.

Detail rancangan tinggal memperbaiki arsitektur bangunan dan koridor. Nantinya arsitektur NYIA akan kaya dengan aroma kebudayaan dan ciri khas Yogyakarta.

 


(SUR)