Lepas Transmigran, Bupati Kendal: Sebenarnya Banyak Pekerjaan di Sini

Iswahyudi    •    Senin, 21 Nov 2016 15:04 WIB
transmigrasi
Lepas Transmigran, Bupati Kendal: Sebenarnya Banyak Pekerjaan di Sini
Pelepasan transmigran dari Kabupaten Kendal, Jateng, Senin (21/11/2016). (Metrotvnews.com/Iswahyudi)

Metrotvnews.com, Kendal: Bupati Kendal Mirna Annisa melepas 10 kepala keluarga (KK) warga yang akan bertransmigrasi ke Kalimantan Tengah. Di lokasi transmigrasi, mereka akan menggarap lahan seluas dua hektare.

Sepuluh KK terdiri dari 31 jiwa tersebut, berasal dari sembilan desa dari enam kecamatan di Kabupaten Kendal. Mereka akan tinggal di Desa Saka Binjai, Kecamatan Kapuas Murung, Kabupaten Kapuas.

Mereka akan berangkat ke Kapuas pada Rabu (23/11) melalui jalur laut. Mereka akan mengawali perjalanan dari Pelabuhan Tanjung Emas menuju Surabaya. Dari Surabaya dilanjutkan menuju ke Kapuas menggunakan jalur laut.

Bupati Mirna mengaku sedih saat melepas keberangkatan mereka. Sebab, dia mengaku pekerjaan di Kendal masih banyak.

“Sebenarnya lahan pekerjaan di Kendal masih banyak, dan mereka sangat dibutuhkan. Menjadi seorang transmigran itu harus mempunyai mental yang kuat. Saya harap mereka tetap selalu menjalin komunikasi dengan sesama transmigran lain serta Pemerintah Kabupaten Kendal,” kata Mirna, saat acara pelepasan, Senin (21/11/2016).

Kepala Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja (Disnakertrans) Kendal, Dewi Diniwati, mengatakan, sepuluh kepala keluarga itu sebelumnya telah mendapat pembekalan sebagai persiapan melakukan transmigrasi. Tahun ini Kendal mendapat 10 alokasi untuk transmigrasi.

Di sana, mereka akan menggarap dua hektare lahan pertanian. Sementara untuk tempat tinggal mendapat seluas 0,25 hektare. Satu hektare lahan sudah siap ditanami dan satu lagi masih butuh pengolahan.

“Jenis tanaman pertanian yang akan ditanam yakni padi. Hal itu sesuai dengan kebutuhan pemerintah kabupaten setempat," katanya.

Pemkab Kapuas, tutur Dewi, akan menanggung biaya hidup selama satu tahun pertama. "Selanjutnya biaya hidup dari hasil mereka bercocok tanam,” katanya.  

Ketua Komisi D DPRD Kendal, Ainurrochim, berpesan supaya mereka yang transmigrasi ke Kapuas bisa menjaga nama baik diri dan keluarganya. Dia mengingatkan, di sana mereka nantinya akan bertemu dengan orang-orang dari daerah lain dengan karakter yang berbeda-beda.

“Jaga sikap dan nama baik. Jangan merasa pintar dan tidak menghargai orang lain,” pesan Ainurrohim.


(SAN)