Buruh di Pekalongan Edarkan Sabu

Kuntoro Tayubi    •    Minggu, 16 Oct 2016 13:54 WIB
kasus narkoba
Buruh di Pekalongan Edarkan Sabu
Salah satu tersangka diperiksa petugas Kepolisian Resor Pekalongan, Jawa Tengah (Metrotvnews.com/Kuntoro Tayubi)

Metrotvnews.com, Pekalongan: Ahmad Taufiq alias Opek, 40, warga Desa Proto, Kecamatan Kedungwuni, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, ditangkap petugas Satuan Narkoba Polres Pekalongan, Sabtu, 15 Oktober, lantaran menjadi pengedar sabu.

Dari tangan tersangka, polisi menyita 12 paket sabu siap edar. Di antaranya, enam paket hemat dan enam paket medium serta satu alat hisap sabu atau bong.

Kasubag Humas Polres Pekalongan, AKP Aris Tri Hartanto, mengatakan, rumah Opek kerap digunakan pesta narkoba. Saat petugas datang ke rumahnya, pria yang berprofesi sebagai buruh itu berusaha melarikan diri. 

"Di lokasi, petugas mendapati tersangka sedang berada di depan sebuah rumah dengan perilaku mencurigakan. Saat didekati, tersangka justru berusaha melarikan diri dari kepungan petugas,” katanya, Minggu (16/10/2016).

Saat digeledah, dari saku celana tersangka didapati 12 paket sabu siap edar yang disimpan di dompet. Selanjutnya, tersangka beserta barang bukti dibawa ke Mapolres Pekalongan untuk penyidikan lebih lanjut.

Sementara itu berdasarkan pengembangan, esok harinya petugas kembali menangkap Sukirno alias Ambon, 26, warga Desa Salakbrojo, Kecamatan Kedungwuni, Kabupaten Pekalongan.

“Tersangka ditangkap seusai pesta sabu di rumahnya” tambahnya.

Di kamar tersangka, petugas menemukan 10 plastik klip transparan yang masih ada sisa-sisa sabu diduga baru digunakan oleh pelaku, dan 20 sedotan plastik. Di atas pintu belakang rumahnya, juga ditemukan satu alat hisap.

"Dari hasil tes urine, tersangka Sukirno alias Ambon ini juga positif mengkonsumsi narkoba jenis sabu. Dia diduga baru saja pesta sabu di rumahnya," terangnya

Kedua tersangka dijerat Pasal 112 ayat (1) dan atau 114 ayat (1) UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.


(SAN)