Banjir Kepung Solo, Rumah Wali Kota Terendam

Pythag Kurniati    •    Selasa, 29 Nov 2016 09:52 WIB
banjir
Banjir Kepung Solo, Rumah Wali Kota Terendam
Beberapa daerah di Kota Solo, Jateng terendam banjir setelah dilanda hujan sejak kemarin sore. (Foto-foto: Metrotvnews.com/Pythag Kurniati)

Metrotvnews.com, Solo: Hujan lebat yang terjadi sejak kemarin sore mengakibatkan Kota Solo, Jawa Tengah dikepung banjir. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) menyebut setidaknya 200 kepala keluarga terdampak banjir.

"Tersebar di beberapa wilayah seperti Kelurahan Kampung Sewu, Pucangsawit, Jebres, Joyotakan, Semanggi, Sangkrah, dan Kedunglumbu," ujar Kepala Pelaksana Harian BPBD Kota Solo, Gatot  Sutanto.

Pantauan Metrotvnews.com di Kelurahan Kampung Sewu, Selasa 29 November, sejumlah tenda-tenda darurat telah didirikan. Tampak beberapa warga mengungsi di atas tanggul lantaran rumah mereka terendam air setinggi dada orang dewasa.

Salah satu warga RT 3 RW 2 Kampung Sewu, Jebres, Sri Maryati mengungkapkan air mulai masuk ke rumah warga sejak tengah malam. "Kami langsung selamatkan barang-barang dan hewan ternak," ujar Sri Maryati.

Banjir juga mengepung kediaman Wali Kota Solo FX. Hadi Rudyatmo di RT 2 RW 9 Kelurahan Pucangsawit, Jebres. Luapan air menggenang setinggi sekitar 30 sentimeter.


Pompa penyedot air dioperasikan di Pucangsawit, Solo, Jateng. 

"Ini surut juga karena ada dua unit pompa air yang diturunkan," papar salah seorang warga setempat, Tri Hartini. Ia mengungkapkan kediaman Wali Kota Solo bukan kali pertama kebanjiran.

Pada Juni 2016 lalu, rumah Rudy juga menjadi salah satu dari 55 KK yang terdampak banjir di Pucangsawit. "Sedangkan rumah yang terparah di RT 02 bisa mencapai ketinggian leher orang dewasa," umbuh Tri.

Ia menerangkan selain RT 02, beberapa RT lain seperti RT 03 dan sebagian RT 01 Kelurahan Pucangsawit juga terdampak banjir.


(SAN)