Pedagang Pasar Klewer Minta Kios Tidak Diundi

Pythag Kurniati    •    Kamis, 10 Nov 2016 16:57 WIB
pasar klewer bangkit
Pedagang Pasar Klewer Minta Kios Tidak Diundi
Pedagang melewati proyek pembangunan Pasar Klewer di Solo, Jawa Tengah. (Ant/Maulana Surya)

Metrotvnews.com, Solo: Proyek Pasar Klewer baru ditarget rampung akhir tahun. Desain perwajahan pasar disebut-sebut tidak berbeda jauh dengan tata letak bangunan pasar lama.

Karenanya, pedagang menolak bila penempatan kios baru menggunakan sistem undian. "Nanti malah kacau," ujar Humas Himpunan Pedagang Pasar Klewer (HPPK) Kusbani, di Solo, Jawa Tengah, Kamis (10/11/2016).

Kusbani mengusulkan, pedagang langsung ditempatkan sesuai lokasi awal. Misalnya, yang dulu menempati kios di pojok, tempatkan di pojok. Dia mengklaim semua pedagang sudah setuju dengan sistem itu.

"95 persen layout-nya sama. Hanya 5 persen ada perbedaan karena struktur," ujar Kusbini menyoal perwajahan di bangunan baru pasar. Ia berharap penempatan pedagang tidak membuat jadwal operasi Pasar Klewer mundur.

Sementara Kepala Dinas Pengelolaan Pasar (DPP) Kota Solo Subagiyo menjelaskan pemkot menetapkan tenggat waktu proyek Pasar Klewer rampung pada 30 Desember 2016.

Kemudian, Pemkot dan pelaksana proyek membutuhkan waktu dua bulan untuk menjajal mesin-mesin seperti lift dan eskalator. 

"Setelah itu kita juga akan menghitung lagi jumlah kios dan kita cocokkan dengan datanya. Lantas baru kita tempatkan," terang dia.

Pemkot, lanjutnya, memberikan syarat bagi pedagang Pasar Klewer sebelum menempati kios. Antara lain pedagang harus memiliki Surat Hak Penempatan dan NPWP.

"Kemudian surat kesediaan membayar retribusi dan surat pernyataan bahwa kios tidak akan dijual atau disewakan," imbuhnya.

Subagiyo memastikan jumlah kios akan sama dengan jumlah kios Pasar Klewer sebelum terbakar. "Tidak ada penambahan kios. Hanya memang kita geser empat kios karena lokasinya terhalang pilar," tutup dia.


(SAN)