LBH Yogyakarta: Status Tersangka Fathur Harus Dicabut

Patricia Vicka    •    Rabu, 02 Nov 2016 17:59 WIB
pencemaran nama baik
LBH Yogyakarta: Status Tersangka Fathur Harus Dicabut
Fatkhur menunjukkan status Facebook yang menjerat dirinya, di kantor LBH jalan Ngeksigondo Yogyakarta, Rabu (2/11/2016). Foto: Metrotvnews.com/Vicka

Metrotvnews.com, Yogyakarta: Lembaga Bantuan Hukum (LBH) DI Yogyakarta siap mendampingi Fatkhurrohman, 26, mencari keadilan. LBH menilai aparat terlalu berlebihan dan tebang pilih dalam menangani kasus dugaan pencemaran nama baik yang menjerat relawan Jogja Domestik dan Cat Lover ini.

Fathur ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus pencemaran nama baik. Ia dilaporkan ke Polda DIY oleh pemilik klinik Hewan Naroopet. Pasalnya, Fathur menuliskan protes keras ke klinik Naroopet di dinding Facebook-nya.

Ikwan Sapta Nugraha, Anggota LBH DIY yang menjadi pendamping hukum Fathur, mendesak aparat kepolisian adil dan tidak gegabah mengambil keputusan. Sebab, status Fathur di Facebook sebatas keluh kesah atas ketidakpuasan pelayanan yang diberikan Klinik Naroopet.

"Kami meminta aparat penegak hukum tidak gegabah dengan pengenaan Pasal 27 ayat 3 UU ITE. Pasal ini sifatnya lentur dan subjektif," kata dia, di Kantor LBH di Jalan Ngeksigondo Kota Gedhe Yogyakarta, Rabu (3/11/2016).

LBH juga menilai kasus Fathur adalah preseden buruk pembungkaman kebebasan pendapat dan berekpresi. "Fathur harus dibebaskan dari segala jerat hukum dan Pasal 27 ayat 3 UU ITE harus dihapuskan," kata dia.

Kini menurut Iwan, kasus hukum Fathur sedang dilimpahkan ke Kejaksaan oleh Polda DIY. Namun, Polda masih mencari kekurangan bukti untuk bisa disidangkan.


(UWA)