Semarang Alokasikan 60 Persen Anggaran untuk Infrastruktur sejak 2014

Mustholih    •    Kamis, 26 Oct 2017 15:16 WIB
ekonomi indonesiaekonomi daerahrapbn 2018
Semarang Alokasikan 60 Persen Anggaran untuk Infrastruktur sejak 2014
Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi, melakukan inspeksi pembangunan foodcourt dan tempat parkir di Pasar Kembang Kalisari, Semarang, Jawa Tengah, Kamis, 26 Oktober 2017.

Metrotvnews.com, Semarang: Pemerintah Kota Semarang ternyata sudah lama mengalokasikan 60 persen anggaran daerah untuk pembangunan infrastruktur. Alokasi anggaran tersebut keluar, jauh-jauh hari sebelum Presiden Joko Widodo meminta kepada para Kepala Daerah merealisasikan 60 persen anggarannya untuk proyek infrastruktur hingga dua tahun ke depan.

"Kalau dilihat di PU rata-rata setiap tahun Rp600 sampai Rp800 miliar. Belum di Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman, Dinas perdagangan. Saya rasa 60 persen sudah kita lewati. Yang lain untuk pendidikan, kesehatan dan urusan-urusan lain," kata Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi, usai melakukan inspeksi pembangunan foodcourt dan tempat parkir di Pasar Kembang Kalisari, Semarang, Jawa Tengah, Kamis, 26 Oktober 2017.

Bahkan, kata Hendrar Prihadi, alokasi 60 persen anggaran pembangunan infrastruktur di Kota Semarang sudah berjalan dari 2014. "Kita bukan hanya untuk dua tahun ke depan. Kemarin-kemarin kita sudah fokus ke arah infrastruktur. Kita sudah dari 2014 sampai sekarang. Arahnya bagaimana infrastruktur bisa digenjot di Kota Semarang," jelas Hendrar Prihadi.

Kota Semarang memang sedang berbenah. Di sudut-sudut kota selalu saja ditemukan beberapa proyek pembangunan. Yang mencolok adalah proyek pelebaran dan pembetonan jalan serta normalisasi sungai-sungai di Semarang.

Sebagai Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi diketahui kerap meninjau langsung progres proyek-proyek pembangunan infrastruktur. Hari ini misalnya, Hendrar Prihadi juga meninjau pembangunan Pasar Kembang Kalisari tahap dua yang meliputi pembangunan foodcourt dan tempat parkir.

"Jadi 75 persen kegiatan yang sudah dilaksanakan kontraktor. Tadi kontraktor ngomong awal Desember sudah selesai. Padahal taget selesai 18 Desember. Kami optimistis penyelesaian sesuai jadwal, bahkan lebih cepat dari dokumen kontrak," terang Hendrar Prihadi.

Menurut Hendrar Prihadi, pembangunan Pasar Kembang Kalisasari tahap dua ini akan dibangun 33 kios. "Kita prioritaskan warga atau pedagang yang dulu menempati kios di lokasi ini. Dulu ada warung makan, toko buku, bengkel las. Mereka akan menempati kios ini tapi syaratnya mereka harus berjualan makanan," tegas Hendrar Prihadi.

Keterangan Foto: Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi, melakukan inspeksi pembangunan foodcourt dan tempat parkir di Pasar Kembang Kalisari, Semarang, Jawa Tengah, Kamis, 26 Oktober 2017.



(ALB)