Novanto Menghilang, Kader Golkar di Daerah Kebingungan

Pythag Kurniati    •    Kamis, 16 Nov 2017 15:02 WIB
korupsi e-ktpsetya novanto
Novanto Menghilang, Kader Golkar di Daerah Kebingungan
Sekretaris DPD Partai Golkar Surakarta Bandung Joko Suryono di Kota Solo, Kamis, 16 November 2017. Metrotvnews.com / Pythag Kurniati

Solo: Ketua Umum Partai Golkar Setya Novanto hilang dari peredaran saat tim penyidik KPK mendatangi rumahnya, Rabu malam, 16 November 2017. Menghilangnya sang Ketua Umum Partai Berlambang Beringin itu berimbas pada ke kader Partai Golkar di daerah.

"Kondisi ini (hilangnya Novanto) cukup membuat kebingungan kami di daerah. Tidak tahu hilang di mana dan sampai kapan," ungkap Sekretaris DPD Partai Golkar Surakarta Bandung Joko Suryono, Kamis, 16 November 2017.

Meski mencoba menyikapi dengan tenang, Bandung tak menampik, pro-kontra di internal Partai Golkar di daerah mulai bermunculan. "Ada yang bisa menerima, ada yang tidak bisa menerima, ada yang tidak peduli," jelas dia.

Jika kondisi ini dibiarkan berlarut-larut, lanjutnya, tidak menutup kemungkinan bakal terjadi perpecahan di internal partai. Dia tak menampik kasus yang menjerat Novanto ini membuat keributan baru.

"Karena saat ini saja sudah mulai gaduh," imbuh dia.

(Baca: Istri Mengaku tak Bisa Menghubungi Novanto)

Apalagi, hilangnya Novanto terjadi saat tahapan pendaftaran partai calon peserta pemilu. Tahun 2018, kata dia, Partai Golkar harus menghadapi pertarungan Pilkada. Menyusul kemudian pemilihan presiden.

"Ini adalah keadaan yang harus dilewati dalam kondisi partai siap tempur. Kalau ketua umum hilang ini sangat membingungkan kami," urai Bandung.

Selaku kader Partai Golkar di daerah, ia meminta petinggi-petinggi partai segera mengambil langkah untuk menyelamatkan partai berlambang pohon beringin itu. "Langkahnya apa, kami percayakan pada para pemimpin di pusat. Yang penting jangan sampai berlarut-larut," pungkasnya.

 


(SUR)