ASN Gunungkidul jadi Tersangka Pungli

Ahmad Mustaqim    •    Selasa, 22 Nov 2016 15:50 WIB
pungutan liar
ASN Gunungkidul jadi Tersangka Pungli
Foto ilustrasi. (Ant/Aloysius Jarot Nugroho)

Metrotvnews.com, Gunungkidul: Kepolisian Resort Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta menetapkan seorang aparatur sipil negara (ASN) bernama Dwi Jatmiko sebagai tersangka pungutan liar (pungli). ASN di Dinas Kebudayaan dan Pariwisata tersebut terjaring operasi tangkap tangan (OTT).

Kepala Reserse Kriminal Umum Polres Gunungkidul, AKP Mustijat Priyambodo mengatakan Dwi terbukti melakukan pungli saat terjaring OTT di tempat pemungutan retribusi (TPR) wisata pantai selatan.

Polisi, kata dia, menyita barang bukti uang Rp9,5 juta, sejumlah bendel karcis masuk wisata pantai, dan dokumen yang ada di TPR.

"Sampai saat ini, kami masih melakukan pemeriksaan pelaku," kata Mustijat melalui sambungan telepon, Selasa (22/11/2016).

Kendati tertangkap OTT, Dwi tak mengaku melakukan pungli ketika menjalani pemeriksaan. Menurut Mustijat, instansinya tak mempermasalahkan keterangan tersebut lantaran tersangka lebih dulu terjaring OTT.

"Itu haknya sebagai tersangka. Kami tetap punya bukti dari OTT di lapangan. Hasil pungli yang dilakukan untuk keperluan pribadi," ujarnya.

Mustijat menambahkan, Polres Gunungkidul tak menahan Dwi meski berstatus tersangka. Ia beralasan, pelaku kooperatif dalam pemeriksaan, tak menghilangkan barang bukti, serta jaminan pelaku tak melarikan diri. "Ini pertimbangan subjektif," kata dia.

Polisi menjerat Dwi dengan Pasal 3 junto Pasal 8 junto Pasal 12 huruf e UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang perubahan UU Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.


(SAN)