Dishub DIY Sebut Taksi Daring tak Kasih Data Pengemudi

Patricia Vicka    •    Selasa, 21 Mar 2017 11:59 WIB
transportasi berbasis aplikasi
Dishub DIY Sebut Taksi Daring tak Kasih Data Pengemudi
Foto ilustrasi. (Media Indonesia/Ramdani)

Metrotvnews.com, Yogyakarta: Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta masih mematangkan draf peraturan gubernur yang mengatur taksi berbasis aplikasi (daring). Kuota taksi daring menjadi salah satu poin penting yang masih dikaji dalam draf pergub.

Kepala Bidang Angkutan Darat pada Dinas Perhubungan DIY Harry Agus Triyono menjelaskan dari 11 poin revisi yang tercantum dalam Permenhub No 32/2016, pihaknya tinggal mematangkan poin soal kuota, tarif, dan sanksi.

Hingga saat ini, sudah 80 persen selesai. Ia memperkirakan pergub ini baru bisa diterbitkan usai revisi Permenhub diberlakukan. Sebab pihaknya tak ingin isi pergub bertentangan dengan Permenhub.

"Kami masih menyusun dan mempertimbangkan berapa kuota (jumlah sopir) yang pas di DIY," ujar Hari pada Metrotvnews.com melalui sambungan telepon di Yogyakarta, Selasa, 21 Maret 2017.

Penentuan kuota memakan waktu lama. Sebab, pihaknya kesulitan mengetahui jumlah pengemudi taksi daring saat ini. "Mereka (perusahaan taksi daring) tidak bisa kasih informasi berapa jumlah driver-nya. Kami juga sulit untuk memantau," katanya.

Soal sanksi juga masih dipertimbangkan. Sanksi apakah hanya cukup administratif atau bisa di luar administratif.

Sebelum diajukan ke gubernur, draf pergub ini akan dikonsultasikan ke Biro Hukum Setda DIY. Jika telah sesuai, pihaknya akan meminta pendapat gubernur. 

Sebelumnya Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X mengatakan Pergub akan dikeluarkan dalam waktu dekat. Hal ini dilakukan guna memunculkan keadilan dalam lingkungan bisnis transportasi darat di Yogyakarta.

Sementara itu Ketua Organda DIY Agus Andrianto berharap adanya keadilan dalam penyusunan tarif batas atas dan bawah serta penetapan kuota dalam pergub


(SAN)