13 Saksi Diperiksa Terkait Pemerkosaan Mahasiswi UGM

Ahmad Mustaqim    •    Selasa, 04 Dec 2018 17:19 WIB
pemerkosaan
13 Saksi Diperiksa Terkait Pemerkosaan Mahasiswi UGM
Ilustrasi korban kekerasan seksual, Medcom,.id

Yogyakarta: Kepolisian Daerah Istimewa Yogyakarta menyatakan telah memeriksa sejumlah saksi dalam kasus dugaan pemerkosaan mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM). Ada belasan saksi yang sudah diperiksa. 

"Ada 13 orang diduga melihat atau mendengar peristiwa itu kita periksa. Kami dari Direskrimum Polda DIY masih melakukan penyelidikan kasus itu," kata Direktur Reserse Kriminal Umum Polda DIY, Komisaris Besar Hadi Utomo di Polda DIY, Selasa, 24 Desember 2018.  

Hadi mengatakan, semua yang diduga terlibat atau mengetahui peristiwa yang terjadi Juni 2017 itu diperiksa. Nantinya, polisi akan menentukan korban dan pelaku. 

"Siapa saksi, siapa korban, dan pelaku, nanti hasil pemilahan. Memang dalam penyelidikan seperti itu," ujarnya. 

Ia memperkirakan polisi akan kembali melakukan gelar perkara kasus itu. Gelar perkara awal telah dilakukan sebagai materi awal penyelidikan. 

"Gelar perkara ini agar penyelidik lebih mendalami. Kami juga akan kirim tim untuk berkoordinasi dengan Polda Maluku," ungkap Hadi. 

Hadi masih enggan menjabarkan hasil sementara penyelidikan yang dilakukan. Menurut dia, materi penyelidikan masih dirahasiakan untuk menjaga agar kasus bisa terus ditelusuri. 

Baca: Mahasiswa UGM Diperkosa Teman KKN

"Ada beberapa hal yang tak bisa saya sampaikan. (Hasil) penyelidikan akan kami sampaikan ke media," kata dia. 

Seorang mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta berinisial AN jadi korban pemerkosaan di lokasi kuliah kerja nyata (KKN) pada 2017 lalu. Kasus itu terungkap dalam laporan Badan Penerbitan Pers Mahasiswa (BPPM) Balairung UGM.
 
Dalam laporan itu, AN diperkosa temannya berinisial HS di pondok tempat menginap lokasi KKN di luar pulau Jawa. Peristiwa itu terjadi saat keduanya hanya tinggal berdua di pondok.


(RRN)