Gunung Merapi Luncurkan Awan Panas

Ahmad Mustaqim    •    Kamis, 07 Feb 2019 20:14 WIB
gunung merapigunung berapi
Gunung Merapi Luncurkan Awan Panas
Aliran lava pijar Gunung Merapi terlihat dari Balerante, Kemalang, Klaten, Jawa Tengah, Rabu (30/1/2019) . ANTARA FOTO/Aloysius Jarot Nugroho

Yogyakarta: Gunung Merapi mengalami guguran awan panas pada Kamis petang, 7 Februari 2019. Jarak luncuran awan panas ini mencapai 2 kilometer dari puncak. 

Kepala Pos Pengamatan Gunung Merapi (PGM) Kaliurang, Sunarta mengatakan guguran awan panas teramati sekitar pukul 18.28 WIB. Petugas melihat arah guguran awan panas menuju Kali Gendol. 

"Ini paling lama durasi guguran yang karena terjadi selama lebih dari 200 detik. Arah gugurannya ke Kali Gendol," kata Sunarta saat dihubungi pada Kamis malam, 7 Februari 2019. 

Ia mengatakan aktivitas Gunung Merapi memang mengalami peningkatan. Ia mengatakan Gunung Merapi mengalami puluhan kali guguran selama sehari. 

"Intensitasnya (guguran) lebih banyak daripada kemarin. Kami terus terus memberikan informasi hasil pengamatan kepada relawan di lapangan," katanya. 

Sementara itu, Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Yogyakarta lewat media sosial Twitter, menyatakan akan hasil guguran teramati di puncak Gunung Merapi terjadi pukul 18.28 WIB, dengan jarak luncur sekitar 2 kilometer ke arah hulu Kali Gendol. Durasi guguran terjadi selama 215 detik dengan amplitudo 70.  

"Awanpanas guguran dan guguran lava berpotensi menimbulkan hujan abu, sehingga #WargaMerapi diharap tetap tenang serta selalu mengantisipasi gangguan akibat abu vulkanik," demikian salah satu bunyi tweet BPPTKG. 

Laporan BPPTKG, telah terjadi lebih dari 30 kali guguran selama hari Kamis petang. Belum ada perubahan status Gunung Merapi dari kondisi itu. Gunung Merapi masih dalam status waspada dan jarak aman tiga kilometer dari puncak. 



(ALB)