Mendikbud Minta Perusahaan Elektronik Perbanyak Gandeng SMK

Iswahyudi    •    Kamis, 20 Jul 2017 20:07 WIB
pendidikan
Mendikbud Minta Perusahaan Elektronik Perbanyak Gandeng SMK
Mendikbud Muhadjir Effendy (dua kiri) mendengar penjelasan Bupati Kendal Mirna Annisa saat kunjungan ke SMK 3 Weleri, Kendal, Jawa Tengah, Kamis (20/7/2017). (Metrotvnews.com/Iswahyudi)

Metrotvnews.com, Kendal: Sekolah menengah kejuruan (SMK) diminta membekali siswa dengan penguasaan teknologi terkini. Perlunya, agar SMK menghasilkan lulusan berkualitas dan siap kerja. 

Demikian dikatakan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy di sela peresmian Samsung Tech Institute (STI) di SMK Muhammadiyah 3 Weleri, kabupaten Kendal, Jawa Tengah, Kamis, 20 Juli 2017.

Menteri Muhadjir menyebut, salah satu caranya, SMK bekerja sama dengan perusahaan elektronik. Dengan lokakarya yang diberikan perusahaan elektronik akan menghasilan tenaga kerja berkualitas dan bisa memenuhi kebutuhan pasar.
 
“Saya berharap kerja sama ini bisa ditingkatkan. Tidak hanya di SMK Muhammadiyah 3 Weleri saja, tapi bisa ditingkatkan ke SMK-SMK lain di Indonesia,” kata Mendikbud.
 
Kerja sama yang dimaksud tidak sekadar membuka gerai untuk lokakarya. Tapi, kalau bisa perusahaan perakitan. Yakni ada suku cadang produk-produk elektronik ternama untuk diserahkan SMK sehingga bisa dirakit oleh para siswa SMK.

“Jadi tidak sekadar main-main, tapi benar-benar bisa menghasilkan produk yang standar internasional,” ungkapnya.
 
Kepala Sekolah SMK Muhammadiyah SMK 3 Weleri, Yusuf Darwaman mengaku bahwa kerja sama ini berkelanjutan dan saling menguntungkan. “Harapan kami, nanti lulusan kami bisa bekerja di Samsung,” kata Yusuf.
 
Vice President Corporate Affairs PT Samsung Electronics Indonesia, Kang Hyun Lee mengatakan, kerja sama serupa juga dijalin dengan SMK di Cikarang, Jakarta, Medan, Makasar, dan Banjarmasin.
 
"Targetnya remaja dan anak putus sekolah dengan usia 17-24 tahun, sehingga hasilnya bisa terlihat nyata dan sejalan dengan program pemerintah," kata Lee. 


(SAN)