Garam di Semarang Langka

Mustholih    •    Senin, 31 Jul 2017 18:57 WIB
garam
Garam di Semarang Langka
Produksi garam -- MI/Victor Ratu

Metrotvnews.com, Semarang: Harga garam di Semarang, Jawa Tengah terus meroket, bahkan garam juga langka di pasaran. Fenomena itu mengakibatkan, antara lain, produsen ikan asin di Kampung Nelayan Tambaklorok, Semarang, menjadi kelimpungan.

"Para produsen ikan asin di Tambaklorok jumlah produksinya menurun. Mereka kesulitan mencari garam, kalaupun ada harganya sangat tinggi," kata Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi, di Balai Kota Semarang, Jawa Tengah, Senin, 31 Juli 2017.

Menurut Hendrar, garam beryodium jenis bata yang biasanya dijual Rp5.000 per kilogram kini mencapai Rp11 ribu. Sedangkan garam beryodium halus yang biasanya Rp4.200 per kilogram kini Rp8.900.

Hendrar meminta Dinas Ketahanan Pangan dan Dinas Pertanian Kota Semarang segera melakukan operasi pasar. Selain itu, dia meminta ke dua dinas ini melakukan penetrasi terhadap distributor garam di Semarang. 

“Saya minta dalam beberapa hari kedepan telah ada langkah-langkah khusus terkait kelangkaan garam ini," ungkap Hendrar Prihadi.

Hendrar mengaku khawatir apabila kenaikan garam membuat inflasi bagi Kota Semarang. "Jangan sampai laju inflasi Kota Semarang yang sudah berhasil kita tekan selama dua tahun ini tidak dapat kita pertahankan karena permasalahan garam," tegas Hendrar.


(ALB)