Mantan Pangdam Diponegoro Ikut Penjaringan Pilgub di PDIP

Mustholih    •    Senin, 31 Jul 2017 17:02 WIB
pilgub jateng 2018
Mantan Pangdam Diponegoro Ikut Penjaringan Pilgub di PDIP
Utusan Mantan Pangdam IV/Diponegoro Mayjen (Purn) Sunindyo mengambil formulir pendaftaran calon wakil gubernur Jateng di Kantor PDI Perjuangan Jateng. (Metrotvnews.com/Mustholih)

Metrotvnews.com, Semarang: Mayor Jenderal (Purn) Sunindyo mengirim utusannya ke kantor DPD PDI Perjuangan Jawa Tengah, di jalan Brigjend Katamso Nomor 24 Semarang, Senin, 31 Juli 2017. Tujuannya, untuk mengambil formulir penjaringan untuk Pilgub Jateng 2018.

Mantan Panglima Komando Daerah Militer IV Diponegoro itu berniat menjadi calon Wakil Gubernur Jateng dari berlambang banteng moncong putih tersebut. 

"Saya mewakili beliau mengambil formulir bakal calon Wakil Gubernur Jateng. Itu amanah beliau yang saya emban. Kami berharap semua jalan dimudahkan sampai Pilkada selesai," kata utusan Sunindyo, Agus S Winarto, di Kantor DPD PDI Perjuangan Jateng.

Baca: Partai Pemilik Kursi Terbanyak DPRD Jateng Buka Penjaringan Pilgub

Agus menyatakan Sunindyo bersama tim pemenangan bakal mengembalikan formulir pendaftaran pada pukul 08.00 WIB, Selasa, 8 Agustus 2017. Sunindyo dianggap layak memimpin Jateng karena cukup menguasai wilayah provinsi yang saat ini dipimpin Gubernur Ganjar Pranowo tersebut.

"Saya rasa dengan isu radikalisme kemudian di era kondisi yang saat ini menyelimuti Republik Indonesia, saya rasa TNI layak tampil. Karena beliau menguasai teritori Jateng," jelas Agus.

Agus juga mengklaim Sunindyo sudah menjadi kader PDI Perjuangan. Di luar partai, Sunindyo merupakan Ketua Umum Himpunan Artis Musik Kroncong Indonesia (Hamkri). "Beliau Panglima keroncong Indonesia. Saya rasa teman-teman di PDIP sangat paham. Apa yang diamanatkan, kami semua tegak lurus," tegas Agus.

Sunindyo menjadi peserta ke-12 yang mendaftar maju dalam kontestasi Pilkada Jawa Tengah 2018 lewat PDI Perjuangan. Wakil Sekretaris DPD PDI Perjuangan Jateng, M Ridwan, memperkirakan hingga hari terakhir penjaringan, bakal ada 15 tokoh yang mendaftar.

"Dimungkinkan sampai 11 Agustus, lebih dari 15 orang yang mendaftar. Setelah itu akan diadakan ceklist administrasi dan wawancara. Keseluruhan nama-nama akan dikirim ke DPP," ungkap Ridwan di tempat sama.

Menurut Ridwan, para peserta yang mendaftar ke PDI Jateng datang dari beragam profesi. "Ada yang Bupati aktif, mantan Bupati, pensiunan jenderal, pengusaha, akademisi, advokat, notaris. Yang masih pengurus partai DPD PDI Perjuangan juga ada," tegas Ridwan.

Tanpa koalisi

PDIP merupakan partai dengan perolehan kursi terbanyak di DPRD Jateng. Melansir laman www.kpu.go.id, total kursi DPRD Jateng berjumlah 100 kursi (Pileg 2014). PDIP merebut 31 kursi.

Artinya, PDIP bisa mengusung calon sendiri tanpa koalisi. Hal ini sesuai Peraturan KPU 9/2016 tentang Pencalonan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, dan/atau Wali Kota dan Wakil Wali Kota. Bila aturan itu tak diubah, syarat partai bisa mengajukan calon sendiri adalah punya kursi di DPRD minimal 20 persen. Atau, parpol punya 25 persen dari akumulasi suara sah dalam pemilihan legislatif (pileg) terakhir.

Selisih perolehan kursi PDIP dengan partai lainnya cukup jauh. Partai kedua terbanyak memperoleh kursi adalah PKB dengan 13 kursi. Menyusul, Gerindra (11), PKS (10), Golkar (10), Demokrat (9), lalu PAN dan PPP masing-masing 8 kursi.


(SAN)