Golkar Jateng Biarkan Masitha Berjuang Sendiri

Mustholih    •    Kamis, 31 Aug 2017 15:52 WIB
ott kpk
Golkar Jateng Biarkan Masitha Berjuang Sendiri
Wali Kota Tegal Siti Mashita Suparno--Metrotvnews.com/Damar Iradat

Metrotvnews.com, Semarang: Partai Golkar Jawa Tengah memastikan tak akan memberi bantuan hukum kepada Wali Kota Tegal Siti Masitha Soeparno. Mastiha bukan kader Golkar.

Ketua Partai Golkar Jawa Tengah Wisnu Suhardjono mengatakan, saat Pilkada 2013, Golkar memang mengusung Masitha sebagai Wali Kota Tegal. Masitha disandingkan dengan Ketua DPD Golkar Kota Tegal kala itu, Nursholeh.

"Kader kita itu Nursholeh, yang sebagai Wakil Wali Kota," kata Wisnu, saat dihubungi Metrotvnews.com, Semarang, Jawa Tengah, Kamis, 31 Agustus 2017.

Baca: Rumah Siti Masitha di Jagakarsa Sepi Aktivitas

Mashita ditangkap tangan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi Selasa, 28 Agustus 2017, di rumah dinas Wali Kota Tegal, dia ketahuan menerima suap terkait pengelolaan dana jasa kesehatan di RSUP Kardinah dan pengadaan barang jasa di lingkungan pemerintahan Kota Tegal 2017.

Golkar tidak akan memberikan bantuan hukum kepada Masitha. "Partai Golkar Jateng sudah putuskan tidak akan memberikan bantuan hukum terhadap Siti mashita. Karena selama jadi Wali Kota Tegal tidak pernah memberikan komunikasi formal kepada DPD Golkar Jateng dan DPD Golkar Kota Tegal," ujar Wisnu.

Meski begitu, Wisnu menyatakan Partai Golkar Jateng meminta maaf kepada warga Tegal atas ditangkapnya Siti Mashita akibat terjerat kasus suap. Wisnu menyatakan kasus OTT Siti Mashita tidak terkait dengan Partai Golkar. 

"Karena Siti Mashita diusung Partai Golkar, kami Golkar Jateng dan Kota Tegal menyampaikan permohonan maaf kepada rakyat tegal atas peristiwa kemarin," tegas Wisnu.




(ALB)