Kebakaran Hutan di Tiga Gunung Jateng Capai 547 Hektare

Budi Arista Romadhoni    •    Kamis, 13 Sep 2018 09:47 WIB
kebakaran lahan dan hutan
Kebakaran Hutan di Tiga Gunung Jateng Capai 547 Hektare
Asap mengepul dari kebakaran hutan gunung Sindoro difoto dari Desa Sigedang, Kejajar, Wonosobo, Jawa Tengah. Antara/Anis Efizudin

Semarang: Kebakaran hutan terjadi di tiga gunung di Provinsi Jawa Tengah, yaitu lereng Gunung Sumbing, Gunung Sindoro, dan Gunung Lawu. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Tengah dan relawan belum bisa memadamkan secara sempurna api di ketiga gunung tersebut.

Kepala Pelaksana Harian (Kalakhar) BPBD Jateng Sarwa Pramana mengungkapkan, kerugian akibat kebakaran hutan di ketiga gunung tersebut tidak terlalu besar. Lahan yang terbakar hanya alang-alang, bukan tanaman produktif. Namun, lahan yang terbakar mencapai ratusan hektare.

"Api saat ini telah membakar sekitar 542 hektare di wilayah hutan lereng Gunung Sindoro dan Gunung Sumbing, sedangkan, di lereng Gunung Lawu hanya sekitar 5,5 hektare, kerugiannya mencapai Rp150 juta," kata Sarwa saat dihubungi Medcom.id di Semarang, Kamis, 13 September 2018.

Tim gabungan membuat parit-parit sebagai batas kebakaran agar api tidak meluas.
Perhutani dan Basarnas meminta pawang hujan untuk membantu kebakaran hutan.

"Kemudian kemarin kami sepakat untuk menggunakan kearifan lokal, menghadirkan pawang hujan," kata dia.

Langkah menggunakan pawang hujan menjadi alternatif agar api segera padam. Namun di Kabupaten Temanggung, rencana ini tidak dapat berjalan mulus karena petani tembakau tidak setuju.

"Petani tembakau tidak mau. Karena, dengan cuaca panas seperti ini tembakaunya bagus, dan mau dipanen," terangnya.

Kebakaran diduga karena ulah manusia. Informasi awal yang didapat BPBD Jateng menunjuukan kebakaran berawal dari bawah,  gunung.

"Ini masih diselidiki," tandasnya.


(SUR)