Pembebasan Lahan Bandara Kulon Progo sudah 99 Persen

Ahmad Mustaqim    •    Selasa, 22 Aug 2017 11:54 WIB
bandara
Pembebasan Lahan Bandara Kulon Progo sudah 99 Persen
Petugas membongkar bangunan area yang digunakan untuk Bandara Internasional Kulonprogo, Ant - Andreas Fitri Atmoko

Metrotvnews.com, Kulon Progo: Proses pembangunan Bandara New Yogyakarta International Airport (NYIA) di Kecamatan Temon, Kabupaten Kulon Progo masih berjalan. Bupati Kulon Progo, Hasto Wardoyo mengatakan pembangunan bandara masih dalam tahapan pemagaran dan perataan tanah atau lean clearing. 

"Selesai lean clearing nanti kan kemudian dilakukan pengurukan," ujar Hasto saat dihubungi Metrotvnews.com pada Selasa, 22 Agustus 2017. 

Terlepas dari itu, pembebasan lahan ternyata belum sepenuhnya rampung. Hasto mengatakan masih menyelesaikan proses akuisisi lahan. Ia menyebut, dari 2.600 bidang, ada sekitar 20 bidang tanah yang belum diakuisisi. 20 bidang tanah itu milik sembilan warga. 


(Maket Bandara Kulonprogo, istimewa)

"Lahan yang belum diakuisisi bukan karena (pemilik) menolak bandara. Mereka masih pikir-pikir. Lahan yang sudah diakuisisi sudah 99 persen lebih lah," ungkapnya. 

Hasto menargetkan segera menyelesaikan itu dalam beberapa waktu ke depan. Selain itu, Hasto juga mengaku masih merelokasi warga di sejumlah desa terdampak pembangunan bandara. 

Ia mengungkapkan mencari tempat relokasi yang tidak terlalu jauh dari tempat tinggalnya yang terdampam pembangunan. "Kita carikan (tempat relokasi) sesuai kedekatan, ini bagi warga yang tak punya uang dan aset untuk mencari tempat relokasi sendiri," jelasnya. 

Pembangunan fisik bandara NYIA tinggal menunggu surat Keputusan Presiden (Keppres) oleh Presiden Joko Widodo. Hal ini menyusul adanya kontraktor yang bakal bertanggung jawab dalam pembangunan fisik bandara. 

Adapun kontraktor itu bernama PT Pembangunan Perumahan. Namun, pihak PT Angkasa Pura I belum bisa memastikan kapan Keppres bisa terbit dan dilanjutkan dengan pembangunan fisik bandara. h 99 Persen


(RRN)