Wali Kota Pekalongan Meninggal karena Serangan Jantung

Kuntoro Tayubi    •    Kamis, 07 Sep 2017 20:38 WIB
Wali Kota Pekalongan Meninggal karena Serangan Jantung
Walikota Pekalongan H. A. Alf Arslan Djunaid semasa hidup. Foto: MTVN/Kuntoro Tayubi

Metrotvnews.com, Pekalongan: Wali Kota Pekalongan H.A. Alf Arslan Djunaid, meninggal dunia, di Rumah Sakit Bendan, Kota Pekalongan, Kamis, 7 September 2017. Politikus PDI Perjuangan itu dikabarkan meninggal karena terkena serangan jantung dan ditemukan dalam kondisi tertelungkup di kamarnya.

Alex, sapaan akrabnya, dinyatakan meninggal dunia di ruang IGD RS Bendan, sekitar pukul 15.30 WIB, dalam usia 47 tahun. Sebelum meninggal, Alex beristirahat setelah pulang dari kunjungan kerja di Makasar.

Dokter Spesialis Penyakit Dalam, Rumah Sakit Bendan, Kukuh Subekti menyatakan penyebab dari meninggalnya almarhum Walikota Pekalongan, H. A. Alf Arslan Djunaid, karena serangan jantung.

“Pertama kali ditemukan, beliau tertidur dengan posisi tertelungkup. Posisi tidurnya kurang nyaman, mungkin karena beliau terjatuh. Kata perawat yang pertama menemukan, sudah tidak bernafas dan tidak ada denyut nadi. Maka, langsung dibawa ke IGD RS Bendan,” katanya, Kamis, 7 September 2017.

Berdasarkan pemeriksaan, ada dua kemungkinan serangan jantung yang dialami Alex hingga menyebabkannya meninggal dunia. Penyebab pertama, karena sumbatan jantung di coroner. Kedua karena penyumbatan pembuluh darah di otak.

“Jadi meninggalnya beliau dengan mendadak, karena serangan jantung, bukan karena kelelahan,” tambahnya.

Jenazah Walikota Pekalongan, yang diusung oleh PDI Perjuangan itu, rencananya akan dimakamkan pada hari besok, seusai salat Jumat, di Kompleks Pondok Pesantren Al-Quran yang berada di lingkungan RS Djunaid. Saat ini jenazah disemayamkan di rumah duka di Jalan Toba, nomor 39, Kota Pekalongan.
(SUR)