BPBD Jepara Siapkan Rp22 Juta untuk Pasok Air Bersih

Rhobi Shani    •    Senin, 17 Jul 2017 14:00 WIB
kekeringan
BPBD Jepara Siapkan Rp22 Juta untuk Pasok Air Bersih
Pengiriman air bersih di salah satu desa di Jepara, Jateng. (Metrotvnews.com/Rhobi Shani)

Metrotvnews.com, Jepara: Dua desa di kabupaten Jepara, Jawa Tengah, mulai dilanda kekeringan. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat menyiapkan anggaran Rp22,2 juta untuk membeli air bersih guna dipasok ke wilayah kekeringan.
 
Kepala BPBD Jepara Lulus Suprayetno menyampaikan, anggaran yang disiapkan itu berdasar kebutuhan belanja air bersih tahun lalu. Tahun sebelumnya, BPBD Jepara mengalokasikan anggran pembelian air bersih lebih dari Rp100 juta. Namun, yang terpakai hanya Rp20 juta.
 
“Kalau anggaran yang sudah disipakan masih kurang, nanti kami akan mengajukan dana siap pakai dari pusat dan dana tak terduga dari APBD,” terang Lulus, Senin, 17 Juli 2017.
 
Lulus menerangkan, ada tiga jenis karakter kekeringan di Bumi Kartini. Yaitu kekeringan karena musim, kekeringan karena daerah kering, dan kekeringan yang disebabkan tata kelola lingkungan. Saat ini yang sudah terjadi ialah kekeringan karena daerah kering.
 
“Contohnya Kedung dan Batealit. Saat ini sudah mengajukan pengiriman air,” kata Lulus.
 
Lulus bilang, kekeringan yang disebabkan tata kelola mengintai warga di kecamatan Mayong dan Pecangaan. Dua wilayah tersebut saat ini banyak berdiri pabrik dan perumahan.
 
“Karena dulunya daerah resapan kemudian menjadi pabrik dan perumahan sehingga resapannya hilang,” papar Lulus.
 
Kasi Rehabilitasi dan Rekonstruksi BPBD Jepara, Jamaludin, menambahkan, berdasarkan prakiraan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika, musim kemarau akan berlangsung sepanjang Juli hingga Oktober 2017.
 
“Catatan BMKG seperti itu,” tandas Jamaludin.


(SAN)