Ruang Kerja Wali Kota Tegal Digeledah KPK

Kuntoro Tayubi    •    Kamis, 31 Aug 2017 11:19 WIB
ott kpk
Ruang Kerja Wali Kota Tegal Digeledah KPK
Penyidik KPK membawa koper usai menggeledah kantor Wali Kota Tegal terkait dugaan korupsi pengelolaan dana jasa kesehatan RSUD Kardinah, Ant - Oky Lukmansyah

Metrotvnews.com, Tegal: Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggeledah ruang kerja Wali Kota Tegal Siti Masitha Soeparno, Kamis 31 Agustus 2017. Penggeledahan terkait dugaan korupsi di RSUD Kardinah Kota Tegal yang menyeret Siti Masitha sebagai tersangka.

Pantauan Metrotvnews.com, penggeledahan berlangsung selama kurang lebih enam jam. Penggeledahan rampung pukul 09.00 WIB. 

Setelah itu, penyidik membawa tiga koper keluar dari ruang kerja Wali Kota. Diduga koper berisi berkas dan dokumen mili Siti Masitha.

Baca: Siti Mashita: Saya Korban Amir Mirza

Selama penggeledahan, Polresta menjaga ruang kerja Wali Kota Tegal. Setelah itu, penyidik menggeledah RSUD Kardinah Kota Tegal dan kediaman Amir Mirza di Perumahan Citra Bahari Kota Tegal.


(Wali Kota Tegal Siti Masitha dalam sebuah kegiatan di Tegal, Jawa Tengah, MTVN - Kuntoro Tayubi)

Penyidik tak memberikan keterangan apapun terkait penggeledahan. Pemerintah Kota Tegal pun tak memberikan konfirmasi mengenai penggeledahan tersebut.

Selasa 29 Agustus 2017, penyidik KPK menangkap Siti Masitha. Penangkapan dilakukan setelah Siti Masitha memimpin rapat organisasi perangkat daerah di Ruang Adipura Komplek Balai Kota Tegal.

Penyidik juga membekuk beberapa orang terkait kasus tersebut. Yaitu politikus Amir Mirza Hutagalung dan Wadir RSUD Kardinah Cahyo Supriadi.

Ketiganya menjadi tersangka dugaan suap terkait pengelolaan dana jasa kesehatan di RSUD Kardina Kota Tegal. Total suap mencapai Rp5,1 miliar.


(KPK menyegel ruang kerja Wali Kota Tegal, MTVN - Kuntoro Tayubi)

Atas perbuatannya, Mashitah dan Amri Mirza disangkakan melanggar Pasal 12 huruf a atau b atau Pasal 11 Undang-Undang nomor 31 tahun 1999 sebagaimana diubah UU nomor 20 tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP.

Baca: Tiga Tersangka Suap Wali Kota Tegal Ditahan 20 Hari

Sementara, sebagai tersangka pemberi suap, Cahyo disangkakan melanggar Pasal 5 ayat 1 huruf a atau Pasal 5 ayat 1 huruf b atau Pasal 13 Undang-Undang nomor 31 tahun 1999 sebagaimana diubah dengan UU nomor 20 tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP.

Lihat video:
 


(RRN)