Sekolah Lima Hari Diterapkan di DIY Semester Depan

Patricia Vicka    •    Rabu, 26 Jul 2017 10:38 WIB
sekolah sehari penuh
Sekolah Lima Hari Diterapkan di DIY Semester Depan
Kepala Seksi Perencanaan Pendidikan Menengah Disdikpora DIY Bachtiar Nur Hidayat -- MTVN/Patricia Vicka

Metrotvnews.com, Yogyakarta: Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) DIY selalu pengelola SMA/SMK masih menunggu Peraturan Presiden (Perpes) untuk dapat menerapkan kebijakan sekolah lima hari. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 23 Tahun 2017 tentang Hari Sekolah belum mengatur secara rinci penerapan di lapangan.

Kepala Seksi Perencanaan Pendidikan Menengah Disdikpora DIY Bachtiar Nur Hidayat menjelaskan, penerapan sistem sekolah lima hari tidak sekadar mengubah jadwal masuk siswa. Namun, harus dipikirkan pula strategi pengaturan pendidikan karakter, fasilitas sekolah, dan materi pengajar agar siswa nyaman berada di sekolah.

"Harus dipikirkan pula kesiapan dan dukungan orang tua atau wali siswa terhadap sistem baru tersebut," kata Bactiar di Yogyakarta, Rabu 26 Juli 2017.

(Baca: Presiden Tata Ulang Aturan Sekolah 5 Hari)

Menurut Bachtiar, perlu ada peraturan Presiden yang memperkuat Permendikbud terkait sistem sekolah lima hari. Apalagi, sistem sekolah lima hari juga mencangkup beberapa aspek yang luas dan melibatkan pengaturan para guru berstastus PNS.

"Harus ada Peraturan Presiden untuk bisa melingkupi sejumlah kementrian. Karena akan ada sinergitas dengan bidang kepegawaian. Akan ada perubahan sistem sertifikasi guru maupun jumlah jam mengajar minimal di sekolah," katanya.

Pemda DIY, lanjut Bachtiar, saat ini masih menggodog Peraturan Gubernur (Pergub) guna menindaklanjuti kebijakan full day school tersebut. Ia mengatakan, dengan segala pertimbangan yang ada, sistem sekolah lima hari untuk SMA/SMK baru akan mulai diterapkan semester depan.

Hingga kini, Disdikpora belum menerima pengajuan penerapan sistem full day school dari pihak sekolah. Meskipun diakui, sudah ada beberapa sekolah yang berencana menerapkan sistem baru tersebut.

(Baca: Sekolah tak Dipaksa Menerapkan 5 Hari Sekolah di Tahun Ajaran Baru)


(NIN)