Penggarap Lahan Pakualaman Minta Jatah Separuh Uang Kompensasi

Patricia Vicka    •    Kamis, 15 Sep 2016 13:36 WIB
bandara
Penggarap Lahan Pakualaman Minta Jatah Separuh Uang Kompensasi
Para penggarap lahan milik Puro Pakualaman menuntut jatah uang kompensasi pembangunan bandara. (Metrotvnews.com/Patricia Vicka)

Metrotvnews.com, Yogyakarta: Ratusan penggarap lahan yang terdampak proyek Bandara Kulon Progo mendatangi Puro Pakualaman, di Kota Yogyakarta, Kamis, 15 September 2016. Mereka meminta jatah uang kompensasi pada Sri Paduka Paku Alam (PA) X.

Baca: Bandara Kulon Progo Ditargetkan Beroperasi 2019

Massa yang menamakan diri Forum Komunikasi Penggarap Lahan Pesisir (FKPLP) tiba di Puro Pakualaman sekitar pukul 09.00 WIB, dengan truk. Mereka membentangkan beberapa spanduk dan berorasi di halaman Puro Pakualaman. 

"Kami menuntut kompensasi sebesar 1/3 hingga 1/2 dari total nilai tanah yang dibayarkan oleh Angkasa Pura," tutur Sumantoyo, koordinator FKPLP. 

Baca: Warga Terdampak Bandara Kulonprogo Tagih Kompensasi

Uang tersebut akan dipakai penggarap untuk menyambung hidup usai bandara di Kulon Progo, yang kelak bernama New Yogyakarta Internasional Airport (NYIA), beroperasi. Sebab, dengan pembangunan NYIA, para penggarap lahan kehilangan mata pencaharian sehari-hari. 

"Kami ini bekerja di sini menggarap lahan Pakulaman. Jika bandara baru dibangun, bagaimana kami menafkahi keluarga kami. Kami perlu penegasan dan kepastian," tegas Sumantoyo. 

Baca: Bandara Kulon Progo Datang, Puluhan Ton Hasil Pertanian Hilang

Selain itu, para penggarap lahan merasa memiliki andil besar untuk meningkatkan produktivitas lahan Pakualam. "Berpuluh tahun kami menggarap di sini. Kami sudah membuat tanah itu jadi bernilai tinggi. Padahal, sebelumnya hanya ditumbuhi ilalang dan tumbuhan yang tidak produktif," tuturnya. 

KPH Kusumoparasto, yang mewakili Paku Alam X, mengatakan, pihaknya sudah menyiapkan uang kompensasi. Tapi, jumlahnya tidak sebesar yang diminta FKPLP. Nantinya Sri Paduka Pakualam akan menemui para penggarap lahan. 

Baca: Jelang Ganti Rugi Lahan Bandara, 300 Warga Kulon Progo Masih Menolak

"Tali asih nanti sudah ada. Ada hitung-hitungan sendiri. Wagub (saat ini PA X menjabat Wakil Gubernur DIY, red) yang akan mengkomunikasikan ke mereka sendiri," jawabnya tanpa memberitahu besaran jumlah uang kompensasi. 

Berdasarkan data FKPLP, ada sekitar 800-900 penggarap di lahan Pakualaman. Usai berorasi di Puro Pakualam, FKPLP turut menyambangi Kantor Kepatihan dan DPRD DIY.


(SAN)