Taksi Online Harus Berbadan Usaha

Rhobi Shani    •    Rabu, 01 Nov 2017 17:13 WIB
polemik taksi online
Taksi Online Harus Berbadan Usaha
ilustrasi Metrotvnews.com

Metrotvnews.com, Jepara: Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 108 Tahun 2017 mulia diberlakukan. Itu berarti, semua kendaraan sewa khusus harus berbadan usaha, minimal berupara koperasi. Setiap koperasi sedikitnya memiliki lima kendaraan.
 
Kepala Bidang Perhubungan Darta pada Dinas Perhubungan Kabupaten Jepara Setyo Adhi menyampaikan, perusahaan aplikasi sewa kendaraan khusus tidak boleh merekrut sopir. Yang boleh merekrut sopir adalah perusahaan jasa angkutan yang memiliki izin trayek.
 
“Untuk perorangan yang memiliki kendaraan kurang dari lima dapat berhimpun dalam badan hukum berbentuk koperasi yang telah memiliki izin penyelenggara angkutan orang,” terang Adhi, Rabu 1 November 2017.
 
Adhi bilang, kendaraan pribadi berpelat nomor hitam yang tergabung dalam koperasi tidak perlu mengubah pelat nomor pribadi menjadi plat nomor kendaran umum. Sebagai pembeda, kendaraan plat nomor hitam pribadi dengan plat nomor hitam kendaraan sewa khusus, akan ditempeli stiker di sisi kanan atas pada kaca depan dan belakang.
 
“Di sisi kanan dan kiri kendaraan juga ditempeli stiker yang memuat informasi wilayah operasi, nama badan hukum, dan latar belakang logo perhubungan,” beber Adhi.
 
Ditambahkan Adhi, kendaraan sewa khusus memiliki batas wilayah operasi. Batasan wilayah operasi ditentukan oleh pemerintah provinsi diantaranya berdasarkan luas wilayah, jumlah penduduk, jumlah kendaraan umum, dan aktivitas masyarakat.


(ALB)